6 Laskar Ditembak, Jokowi: Aparat Dilindungi Hukum, Warga Tak Boleh Semena-mena!

  • Bagikan
Jokowi
Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

IDTODAY NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, aparat dilindungi hukum dalam menjalankan tugasnya. Untuk itu, tak boleh ada masyarakat yang semena-mena melanggar hukum.

Pernyataan ini disampaikan Jokowi saat dimintai tanggapan terkait peristiwa yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir ini. Mulai dari tewasnya 4 orang warga Sigi dan 6 anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) pengawal Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga  Jubir Presiden Jokowi: Data Masyarakat Masih Jadi Problem Vaksinasi Covid-19

“Aparat hukum itu dilindungi hukum dalam menjalankan tugasnya, tidak oleh ada warga atau masyaryang semena-mena melanggar hukum yang (dapat) merugikan masyarakat, apalagi membahayakan bangsa dan negara. Aparat hukum tidak boleh mundur sedikitpun,” ucap Jokowi, Minggu (13/12/2020).

Meski begitu, Presiden mengingatkan kepada aparat penegak hukum untuk selalu mengikuti aturan hukum saat menjalankan tugasnya. Termasuk, melindungi hak asasi manusia (HAM).

Baca Juga  Gde Siriana: Seorang Pejuang Tetap Pejuang Meski Diborgol, Rakyat Tidak Bisa Ditipu

“Juga menggunakan kewenangannya secara wajar dan terukur,” tegas Jokowi.

Lantas, bagaimana jika ada perbedaan pendapat terkait penegakan hukum? Jokowi meminta masyarakat juga menggunakan jalur hukum yang ada.

“Jika ada perbedaan pendapat tentang proses penegakan hukum, saya minta agar gunakan mekanisme hukum, ikuti prosedur hukum, ikuti proses pengadilan, hargai proses pengadilan,” tegasnya.

Baca Juga: Kalo Presiden Gak Mau Duluan, HNW Usul Luhut dan Terawan Suntik Duluan Vaksin Corona

Baca Juga  Polisi Persilahkan Gus Nur Gugat Penangkapannya

Sumber: okezone.com

  • Bagikan