Natalius Pigai
Aktivis kemanusiaan, Natalius Pigai (Repelita.com)

Ada Kata-kata ‘Sikat Habis’, Natalius Pigai Ingatkan Luhut: Saya Tahu Apa Niatnya di Papua

IDTODAY NEWS – Aktivis Hak Asasi Manusi (HAM) asal Papua, Natalius Pigai bereaksi keras terhadap Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan akan memberikan uang hasil gugatannya terhadap Haris-Fatia kepada masyarakat Papua.

Natalius menegaskan bahwa masyarakat Papua bukanlah orang miskin dan mereka tak butuh uang dari Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi itu.

“Luhut Ngaco, kami bukan orang miskin, masyarakat Papua tidak butuh uang Luhut, kami tidak percaya namanya Luhut,” katanya pada Rabu, 22 September 2021, dilansir dari Pojok Satu.

Baca Juga  Megawati dan SBY Kompak Hadiri Upacara HUT Ke-76 RI

Natalius juga mengaku tak akan mau menerima uang Luhut karena sudah mengetahui siapa sosok Menko itu sebenarnya.

“Apalagi saya yang tahu siapa dia dan apa niatnya di Papua karena pernah presentasi oleh Luhut ke Saya di kantornya di Kuningan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Natalius Pigai berjanji akan menyikat habis perusahaan tambang Luhut jika apa yang disampaikan Haris Azhar terbukti.

Baca Juga  Punya Dukungan Kuat Di Masyarakat, Jokowi Bagus Ganti Luhut Dengan Orang PDIP Untuk Tangani Covid-19

“Saya ingatkan mau Luhut ke atau mantan Jendral mana ke, Freeport, dan Blok Wabu itu, saya pemilik hak ulayat. Jadi kalau terjadi perubahan pemerintahan, maka semua proses yang tidak benar kita sikat habis,” tegasnya.

Sebelumnya, Luhut mengatakan akan menggugat perdata Direktur Lokataru, Haris Azhar dan Koordinator KontraS, Fatia Maulida seusai melaporkan keduanya secara pidana.

Seperti diketahui, dua pegiat HAM itu diaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan tuduhan melakukan tindak pidana pencemaran nama baik, pemberitaan bohong, dan atau menyebarkan fitnah.

Baca Juga  Benarkan Komunisme Masih Ada, Gubernur Lemhanas: Tetap Perlu Bangun Kewaspadaan

Dugaan tindakan pidana yang dilaporkan Luhut itu terdapat dalam video berjudul “Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!” yang diunggah di akun Youtube Haris Azhar.

Penasihat hukum Luhut, Juniver Girsang menyampaikan bahwa kliennya akan menuntut Haris dan Fatia membayar Rp300 miliar.

“Beliau bilang, kalau gugatan itu dikabulkan pengadilan, semua uang Rp 300 miliar itu untuk masyarakat Papua,” kata Juniver Girsang pada Rabu, 22 September 2021, dilansir dari Tempo.

Baca Juga  Ambroncius Nababan Jadi Tersangka, Warga Papua Diminta Tenang

Sumber: terkini.id

Tinggalkan Balasan