Airlangga Merangsek Naik Di Poling Tokoh Harapan 2024, Golkar: Hasil Kerja Keras

Airlangga Merangsek Naik Di Poling Tokoh Harapan 2024, Golkar: Hasil Kerja Keras
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/RMOL

IDTODAY NEWS – Tokoh Airlangga Hartarto menempati posisi dua teratas dalam poling 24 tokoh harapan 2024 yang digelar Kantor Berita Politik RMOL.

Hingga Rabu (24/2) pukul 14.20 WIB, Ketua Umum Partai Golkar itu menempati posisi kedua dengan persentase keterpilihan 14,3 persen. Sedangkan peringat pertama dihuni Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dengan 16,3 persen. Sedangkan suara masuk hingga kini mencapai 24436 pemilih.

Bacaan Lainnya

Bahkan pada pukul 11.30 WIB hari ini, Airlangga sempat merangsek ke peringkat pertama dengan persentase 16,44 persen.

Menanggapi hasil poling daring tersebut, Ketua DPP Partai Golkar, Tb Ace Hasan Syadzily mengapresiasi masyarakat yang telah mempercayakan Airlangga sebagai tokoh harapan 2024. Menurutnya, hasil poling tersebut merupakan cerminan bahwa kerja Airlangga kompeten, baik sebagai Menko Perekonomian maupun Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

“Berarti Pak Airlangga yang selama ini bekerja keras sebagai Ketua Komite PEN dalam menjaga stabilitas ekonomi dinilai masyarakat positif,” kata Ace saat dihubungi, Rabu (24/2).

Baca Juga  Anies Baswedan Sebut Peran Pers Penting Hadapi Pandemi Covid-19

Baca Juga: Hanafi Rais Bakal Masuk Deretan Anak Muda yang Jadi Ketua Umum Parpol?

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini menjelaskan, saat ini Airlangga tengah fokus bekerja untuk memulihkan ekonomi Indonesia yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Terkait hasil poling, pihaknya mengaku menyerahkan kepada publik untuk menilai tokoh-tokoh yang memiliki harapan pada tahun 2024.

“Pak Airlangga yang juga sebagai Ketua Umum Partai Golkar akan sepenuhnya memastikan penanganan kesehatan Covid-19, program vaksinasi nasional dan tentu membuat kebijakan ekonomi yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi saat pandemi ini,” sambung Ace.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin menilai hal yang wajar jika hasil poling berbeda dengan hasil survei yang dilakukan lembaga survei belakangan ini.

“Wajar karena caranya beda. Poling online dan survei yang dilakukan lembaga survei beda. Beda cara, metodologi, dan lain-lain,” ujar Ujang.

Adapun poling memberi pilihan 24 nama tokoh nasional populer yang terdiri dari kepala daerah, politisi, ketua umum partai, menteri, pimpinan lembaga negara. Nama-nama seperti Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Prabowo Subianto, hingga Susi Pudjiastuti juga masuk dalam pilihan.

Selain 24 nama yang disediakan, penyelenggara juga meminta publik yang ada untuk memunculkan nama lain, jika ada tokoh yang dinilai layak namun belum masuk pilihan.

Baca Juga  Menko Airlangga: Silahkan Masyarakat Sampaikan Masukan Penyusunan Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja

Baca Juga: Oknum Polisi Diduga Jual Senjata Ke KKB, DPR: Kapolri Punya Tugas Besar Membersihkan

Sumber: rmol.id

Pos terkait