Airlangga Sebut Kasus Covid-19 Melonjak karena Libur Natal dan Tahun Baru

Airlangga Sebut Kasus Covid-19 Melonjak karena Libur Natal dan Tahun Baru
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pendapat akhir pemerintah saat pembahasan tingkat II RUU Cipta Kerja pada Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020). Dalam rapat paripurna tersebut Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja disahkan menjadi Undang-Undang.(FOTO: ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A)

IDTODAY NEWS – Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia pada Januari menunjukkan lonjakan yang semakin tinggi dan kini telah mencapai 1 juta kasus.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto menilai, peningkatan kasus tersebut disebabkan oleh momen libur Natal dan Tahun Baru yang digunakan masyarakat untuk melancong.

Bacaan Lainnya

Karenanya, pemerintah akhirnya memberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap kedua hingga 8 Februari. Ia berharap, pembatasan aktivitas tersebut bisa memberi waktu untuk memulihkan sistem kesehatan nasional yang nyaris kolaps.

“Ini (PPKM) untuk mempersiapkan fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan,” kata Airlangga, sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, Kamis (28/1/2021).

Setelah pembatasan aktivitas selesai, Airlangga berharap pada minggu kedua Februari beberapa aktivitas sudah bisa berjalan normal kembali. Namun, ia juga mewanti-wanti agar masyarakat menaati protokol kesehatan ketika PPKM dilonggarkan.

Kemudian, ia juga berharap agar proses tracing, tracking, dan treatment (3T) terhadap mereka yang terjangkit Covid-19 terus ditingkatkan.

Ditambah program vaksinasi yang sekarang sedang bergulir, Airlangga berharap ke depan kurva penularan Covid-19 bisa segera melandai.

Baca Juga  Kasus Positif Covid-19 Tembus Sejuta, Menkes: Kita Harus Kerja Keras Lagi!

“Berdasarkan pengalaman, kalau diperketat selama satu bulan biasanya kurva akan menurun,” kata Airlangga.

Baca Juga: Kapolri: Kalau Ada Polisi Tak Mau Bertemu Warga NU, Berarti Tidak Menghormati Saya

Sumer: kompas.com

Pos terkait