Aksi Hari Tani Dibubarkan Konser Dangdut Dibiarkan, Mardani Ali: Ini Bentuk Ketidakadilan!
Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera/Rmol

Aksi Hari Tani Dibubarkan Konser Dangdut Dibiarkan, Mardani Ali: Ini Bentuk Ketidakadilan!

IDTODAY NEWS- Ada perbedaan sikap yang ditunjukkan aparat terhadap massa aksi yang menggelar demonstrasi peringatan Hari Tani Nasional beberapa waktu lalu dengan konser dangdut di Kota Tegal, Jawa Tengah.

Peserta aksi Hari Tani Nasional justru dibubarkan paksa oleh aparat, sementara konser dangdut kampanye Pilkada dibiarkan saja. Meskipun belakangan, Kapolsek setempat dicopot dari jabatannya.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, secara tegas menyatakan bahwa perbedaan sikap sangat terlihat dalam konteks pengumpulan massa di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga  Minta Pemerintah Akui Kesalahan, dr Tirta: Kalau Tak Bisa Menghidupi Warga, Jangan PPKM

Menurutnya, peristiwa tersebut sangat tidak mencerminkan keadilan dalam penerapan protokol Covid-19 di lapangan.

“Ini bentuk ketidakadilan dan ketidakjelasan aksi di lapangan, karena tidak jelasnya payung hukum,” kata Mardani Ali Sera kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Senin (28/9).

“Hukum dan pandemi tidak mengenal pengecualian. Semua harus ditegakkan,” imbuhnya menegaskan.

Mardani menilai, faktor utama yang mengakibatkan adanya perlakuan berbeda di lapangan adalah karena tidak adanya aturan dan payung hukum yang jelas.

Baca Juga  Soal Mural Jokowi 404: Not Found, PKS: Tak Usah Dianggap Serius dan Buktikan dengan Kerja Keras

“Akibatnya petugas di lapangan tidak dapat bekerja efektif dan terkesan tidak adil,” ujarnya.

“Yang salah kami di Pusat karena tidak memberi payung hukum yang tegas baik terkait pilkada ataupun respons terhadap protokol Covid-19,” tandas Mardani Ali Sera.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan