Andi Mallarangeng Mengatakan: Moeldoko Didukung PKB dan Nasdem

Andi Mallarangeng Mengatakan: Moeldoko Didukung PKB dan Nasdem
Unggahan Moeldoko soal ngopi bikin orang lain grogi (Foto: Instagram/dr_moeldoko)

IDTODAY NEWS – Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengatakan, bahwa Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengklaim telah mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nasdem untuk maju di Pilpres 2024.

Pernyataan Andi tersebut beriringan dengan isu kudeta posisi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dari jabatannya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Crazy Rich Muda Masuk Kabinet, Politikus PKB Sebut Jokowi Terpaksa

Andi menyampaikan, klaim Moeldoko tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan sejumlah kader Demokrat di Hotel Aston Kuningan, Jakarta. Para kader Demokrat melaporkan kepada AHY bahwa Moeldoko berkeinginan maju di Pilpres 2024.

“Nah ini katanya nih sudah didukung oleh PKB sudah di dukung oleh Nasdem,” kata Andi dalam sebuah diskusi bertema ‘Demokrat Masih Memikat?’ yang digelar secara daring, Sabtu (6/2/2021).

Baca Juga  Budayawan Emha Ainun Nadjib Gaungkan 10 Revolusi Jokowi, Apa Isinya?

Adapun para kader yang ditemui oleh Moeldoko, menurut Andi memang sengaja diundang datang ke Jakarta oleh mantan panglima TNI tersebut dengan dalih menyalurkan bantuan bencana.

“Awalnya kita diajak ke Jakarta katanya mau dikasih penyaluran bantuan bencana kebetulan kawan kami datang dari wilayah bencana tapi sampai di Jakarta kemudian ternyata urusan KLB yang intinya pak Moeldoko siap menjadi ketum,” tuturnya.

Baca Juga  Andai Berhasil Mengkudeta AHY, Peluang Moeldoko Kecil Untuk Jadi Capres 2024

Lebih lanjut, Andi mengatakan, sebenarnya Demokrat tak mau ambil pusing soal isu kudeta tersebut. Namun, isu tersebut berhubungan dengan elemen kekuasaan.

“Ini adalah elemen kekuasaan karena KSP jabatan politik yang kemudian membuat gerakan-gerakan politik yang dalam hal ini gerakan pengambil alihan pimpinan PD (GPK PD),” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, meski telah mendapatkan informasi terkait keterlibatan pejabat dan menteri dalam gerakan take over tersebut, pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Baca Juga  Demo UU Cipta Kerja, Iwan Fals: Siapa Tahu Jadi Pertanda Berakhirnya Corona

“Karena itu, tadi pagi saya telah mengirimkan surat secara resmi kepada Yang Terhormat Bapak Presiden Joko Widodo untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau terkait kebenaran berita yang kami dapatkan ini,” kata AHY dalam konferensi pers pada Senin lalu.

AHY mengungkapkan adanya gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan partai Demokrat secara paksa. Gerakan tersebut, kata AHY, dapat mengancam kedaulatan dan eksistensi partai Demokrat.

Baca Juga  Beredar Isu, Cawapres Moeldoko Antara Ridwan Kamil Dan Cak Imin

“Kesaksian dan testimoni banyak pihak yang kami dapatkan, gerakan ini melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Jokowi. Lebih lanjut, gerakan ini juga dikatakan sudah mendapatkan dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan,” tutur AHY.

Baca Juga: Hingga Kini Serangan Belum Berhenti, China Keluarkan Peringatan Waspada Untuk Siswanya Di Australia

Baca Juga  Guru dan Tenaga Kependidikan Berjuang Jadi PNS, Delegasi GTKHNK 35+ Temui Moeldoko

Sumber: suara.com

Pos terkait