Anggota DPR Pertanyakan Yosi Project Pop Berkantor di Kemenkominfo

Yosi Project Pop
Yosi Project Pop ditemui usai konferensi pers Konser Gue 2 di Gang Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Februari 2017. TEMPO/Dini Teja

IDTODAY NEWS – Anggota Komisi I DPR RI Dede Indra Permana menanyakan dasar penempatan kantor Herman Josis Mokalu (Yosi Project Pop) di Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kemenkominfo. Dede menyinggung hal itu karena terkait kinerja keuangan Kemkominfo Tahun Anggaran 2019 terkait Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

“Sebenarnya saya ingin bertanya kepada Pak Menteri, tapi berhalangan hadir. Khusus didalam kinerja Kemkominfo TA 2019 tentang Gerakan Nasional Literasi Digital atau Siberkreasi,” kata anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan itu di Jakarta, Rabu, 2 September 2020.

Bacaan Lainnya

Pertanyaan itu dijelaskan Dede bermula ketika Staf Ahli Kemenkominfo Henri Subiakto dalam sebuah program televisi menyebut nama Yosi Mokalu atau Yosi Project Pop sebagai orang yang melatih influencer melalui program Siberkreasi. “Mereka satu-satunya Komunitas Digital yang bahkan bisa berkantor Kemkominfo. Yang menjadi pertanyaan saya, apa dasar kebijakan nya? Berapa besar anggaran yang dialokasikan untuk Siberkreasi?” kata Dede.

Sekretaris Jenderal Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti membantah pernyataan bahwa Ketua Siberkreasi Yosi Mokalu berkantor di kementerian. Menurut Niken, tidak ada kantor Siberkreasi di Kemenkominfo namun yang ada hanya sekretariat.

Baca Juga  Prabowo-Sandi Masuk Kabinet, IPO: Elektabilitas AHY Untuk 2024 Bisa Makin Meningkat

Pos terkait