Anies Ikuti Langkah Ahok, Denny Siregar: Pantas Gak Begitu Parah Banjirnya

Anies Ikuti Langkah Ahok, Denny Siregar: Pantas Gak Begitu Parah Banjirnya
Denny Siregar/Istimewa

IDTIDAY NEWS – Pegiat media sosial Denny Siregar merespons langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani banjir. Dia mengapresiasi keputusan Anies untuk mengikuti kebijakan gubernur pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sikap itu ditunjukkan Denny usai mengetahui berita berjudul “Akhirnya Gubernur Anies Ikuti Langkah Ahok Untuk Mencegah Banjir di Jakarta”.

Bacaan Lainnya

Denny menilai banjir di Jakarta kali ini tak begitu parah karena Anies telah mengikuti jejak Ahok. Dia pun sempat melayangkan sindiran ke Anies terkait penghargaan yang baru saja diterima.

“Ohhh begitu rupanya.. pantas gak begitu parah banjirnya. Gak apa-apa sih, cuman ya harus diakui lahhh jangan cuman angkat-angkat piala aja, jadi pahlawan pake disandingkan ma Elon Musk segala,” cuitnya lewat akun Twitter @DennySiregar7, dikutip Selasa (9/2).

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta bakal fokus membongkar perumahan yang dibangun di bantaran sungai, bukan rumah semi permanen milik warga.

Baca Juga  Pakar Hukum: Bagus Kejagung Aktif Di Sentra Gakkumdu Dan Jaga Netralitas Pilkada

Contoh bangunan perumahan yang akan dibongkar adalah perumahan Melati Residence di Jalan Damai 2 RT 04/RW 012, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang menyebabkan banjir dan longsor pada 10 Oktober lalu.

Langkah tegas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mencegah banjir ibu kota, sebenarnya pernah diambil pendahulunya, Ahok.

Saat masih menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahok mengatakan normalisasi sungai di Jakarta seperti sungai Pesanggrahan dilakukan karena telah direncanakan sejak 2003.

Ahok mengaku telah melakukan pembebasan lahan terhadap bangunan-bangunan yang ada di pinggirnya.

Namun, pengerjaan normalisasi tidak langsung dikerjakan. Akibatnya, lahan diduduki oleh ratusan bangunan ilegal. Ironisnya, bangunan-bangunan tersebut adalah bangunan permanen.

Kendati begitu, Basuki menegaskan akan tetap melakukan pembongkaran terhadap rumah-rumah tersebut. Namun rencana Ahok itu tidak jadi dilaksanakan karena pada Pilgub DKI 2017 lalu, dia dikalahkan oleh Anies Baswedan.

Baca Juga: MUI Sesalkan Putusan MK Soal Pencantuman Kepercayaan di KTP, Ferdinand: KTP Tak Akan Ditanya Tuhan di Hari Kiamat

Sumber: jitunews.com

Pos terkait