Anies Raih Banyak Penghargaan, PDIP: Buah Kerja Keras Pendahulunya!

Anies Raih Banyak Penghargaan, PDIP: Buah Kerja Keras Pendahulunya!
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan kondisi Covid-19 DKI Jakarta. JIBI - (Foto: Bisnis/Nancy Junita)

IDTODAY NEWS – Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menganggap penghargaan 21 Heroes 2021 yang diterima Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari lembaga internasional Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI) adalah hasil kerja beberapa gubernur sebelumnya.

Gembong menerangkan transportasi massal yang dinikmati warga Ibu Kota belakangan ini sudah dimulai pada era Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dengan pengadaan busway. Langkah Sutiyoso itu, lantas diperkuat dengan pengadaan moda raya terpadu atau MRT oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Bacaan Lainnya

“Perlu dicatat bahwa transportasi masal yang dinikmati warga Ibu Kota ini perjalanannya panjang, dimulai dari hadirnya busway di era Bang Yos, sampai MRT yang digebrak oleh Pak Jokowi,” kata Gembong melalui pesan tertulis pada Jumat (5/2/2021).

Dengan demikian, dia mengatakan, seluruh transportasi umum yang ada di DKI Jakarta sudah tersedia ketika Anies menjabat sebagai gubernur. Kecuali, dia menambahkan, fasilitas jalur pesepeda yang baru berkembang di era Anies.

Baca Juga  PKS: Wajar Ahok Kritik, Jalan Terus Anies!

“Kalo saat ini Anies banyak dapat penghargaan itu kan buah kerja keras dari para pendahulunya,” kata dia.

Sebelumnya, Anies dinobatkan sebagai salah satu ‘pahlawan’ dalam 21 Heroes 2021 oleh lembaga internasional Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI).

Anies bersama 20 orang lainnya termasuk CEO SpaceX sekaligus arsitek produksi Tesla, Elon Musk dan Wali Kota Paris Anne Hidalgo dinilai berhasil mengubah mobilitas kota yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dalam dokumen resmi TUMI, disebutkan bahwa 21 Heroes 2021 adalah ajang untuk menghormati mereka yang mencapai kesuksesan transportasi pada tahun 2020, terlepas dari tantangan pandemi Covid-19 dan meletakkan dasar inisiatif mobilitas berkelanjutan pada tahun 2021.

Baca Juga: Kemenag dan Komnas HAM Bentuk Desk Bersama Tangani Pelanggaran HAM terkait keagamaan

Sumber: bisnis.com

Pos terkait