TNI Pegang Senjata
Ilustrasi TNI Pegang Senjata/Militermeter

Apes, OPM Curi Senjata TNI dari Jenazah Prajurit yang Gugur Diserang

IDTODAY NEWS – Kelompok separatis bersenjata dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) lagi-lagi berulah. Mereka menyerang seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya Papua.

Informasi yang dihimpun VIVA Militer, Jumat 18 September 2020, penyerangan terjadi sekitar satu kilometer dari Markas Komando Rayon Militer (Koramil) Persiapan Hitadipa, pada Kamis siang sekira pukul 14:40 WIT.

Baca Juga  Ironi, Kapal Coast Guard Vietnam Usir Nelayan Indonesia di Laut Natuna, Untung Ada Patroli TNI AL

Korban atas nama Sersan Kepala Sahlan yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) diserang saat dalam perjalanan usai mengambil logistik dari Koramil Persiapan Hitadipa.

Pelaku menyerangan dengan memberondong senjata api dari atas perbukitan. Dan diduga kuat penyerangan itu memang sudah direncanakan, sebab dari keterangan saksi pelaku menyerang dari lima arah berbeda.

Ketika penyerangan terjadi Serka Sahlan sedang bersama tujuh rekannya. Dan dia berada paling depan hingga menjadi sasaran penembakan kelompok bersenjata OPM.

Baca Juga  Komisi I DPR: Masih Sesuai Tupoksi, Perintah Pangdam Jaya Turunkan Baliho HRS Tidak Salah

Menurut Komandan Komando Resort Militer 173/Praja Vira Braja, Brigadir Jenderal TNI, Iwan Setiawan, tak cuma menghabisi nyawa Serka Sahlan, kelompok bersenjata OPM itu juga nekat mencuri senjata api jenis Senapan Serbu atau SS1 dari jenazah korban. “Senjata api organik yang dipegang korban dibawa kabur pelaku,” kata Brigjen Iwan.

Jenazah Serka Sahlan telah dievakuasi dari lokasi dan rencananya siang ini akan diterbangkan ke Timika, untuk selanjutnya dibawa ke Makassar. Untuk diketahui, Serka Sahlan merupakan prajurit TNI yang berstatus sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) di Kodim Persiapan. Dia merupakan prajurit dari Kodim 1404/Pinrang.

Baca Juga  Pangdam Ancam Penyerang TNI: Sampai di Mana Sembunyi, Tetap Kami Kejar

Saat ini TNI tengah melakukan perburuan terhadap pelaku, Para pelaku melarikan diri ke dalam hutan beberapa saat setelah melakukan penyerangan.

Sumber: viva

Tinggalkan Balasan