Avsec Selidiki Dugaan 2 Penumpang Sriwijaya Air SJ1812 Pakai KTP Palsu
Avsec Bandara Soetta melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan pemakaian identitas palsu terhadap dua penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182. (Foto: SINDOnews/Ilustrasi)

Avsec Selidiki Dugaan 2 Penumpang Sriwijaya Air SJ1812 Pakai KTP Palsu

IDTODAY NEWS – Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan pemakaian identitas palsu terhadap dua penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 . Pasalnya, keduanya diduga menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) orang lain saat mendaftar.

Senior Manager Avsec Bandara Soetta, Oka Setiawan mengatakan, telah melakukan investigasi internal terkait informasi tersebut. “Jadi dari pihak Sriwijaya juga masih melakukan investigasi internal, kami juga sama. Kita sedang investigasi nanti hasilnya akan membahas bersama-sama Sriwijaya, dengan keluarga korban dan lain-lain juga,” kata Oka kepada wartawan Senin (11/1/2021).

Baca Juga  Mayor Laut Teknik Iwan Kurniawan Cerita Tantangan Penemuan Kotak Hitam Sriwijaya Air SJ-182

Hingga saat ini, Oka menegaskan, pihak Avsec Bandara Soetta belum mengetahui identitas asli dari dua penumpang tersebut. Dia menyebutkan dari data yang terdapat dalam manifest pesawat diketahui dua orang tersebut terdaftar atas nama Felix dan Sarah.

Namun, pihaknya baru mendapatkan informasi kalau keduanya merupakan pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. “Kalau dari manifest itu kan namanya Felix sama Sarah, yang digunakan terbang dua nama itu. Nah kita belum tahu nih yang terbang itu namanya siapa,” ujarnya.

Baca Juga  Ngeri, Video Ambulans Kabur Saat Ditembaki Polisi

Atas dasar itu, pihaknya masih melakukan investigasi internal apa yang beredar di media sosial tersebut. Untuk mendalami temuan tersebut, Oka menuturkan, pihaknya telah memeriksa tiga petugas. “Kalau sejauh ini baru tiga orang. Kalau di kami itu pemeriksa dokumen, Avsec gitu. Yang bertugas di SCT. Cuman namanya masih kita kembangkan terus ya,” terang Oka.

Oka menambahkan, jumlah tersebut masih bisa akan terus bertambah ke depannya seiring proses penyelidikan yang masih dilakukan. “Nanti pun bukan tidak mungkin akan nambah lagi karena kita akan sebanyak mungkin untuk mencari informasi. Termasuk di internal Sriwijaya juga sama sedang melakukan penyelidikan internal terhadap petugas check in-nya, petugas yang ground handling-ya dan semualah pokoknya yang terkait,” pungkasnya.

Baca Juga  Kontras Minta DPR dan Pemerintah Evaluasi Keberadaan Militer di Papua

Baca Juga: Meski Ditodong Pistol Dan Dipecat, dr Tifauzia Tyassuma Tak Izinkan Vaksin Corona Selain Vaksin Merah Putih

Sumber: sindonews.com

Tinggalkan Balasan