Aziz Yanuar Memohon Dibantu Doa, Habib Rizieq Makin Sering Sesak Nafas sejak Ditahan

Aziz Yanuar Memohon Dibantu Doa, Habib Rizieq Makin Sering Sesak Nafas sejak Ditahan
Mantan Sekretaris Bantuan Hukum FPI Aziz Yanuar. Foto: Adi PojokBogor.com

IDTODAY NEWS – Aziz Yanuar mengungkap, selama ditahan di Rutan Polda Metro Jaya kondisi Habib Rizieq Shihab (HRS) memang belum pulih.

Sehingga, ketika mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu dipindahkan ke Rutan Bareskrim Polri. kondisi kesehatannya pun tidakmengalami perkembangan.

Bacaan Lainnya

“Beliau kan memang sejak masuk tahanan masih belum selesai benar pemulihannya, sehingga wajar jika akhirnya drop kondisi kesehatannya,” kata Aziz dihubungi PojokSatu.id, Jumat (22/1/2021).

Pengacara HRS Ini menyatakan, gejala sakit yang diderita HRS masih tak ada perubahan dibandingkan sebelumnya.

Bahkan, kata dia, sesak nafas yang diderita Habib kini makin sering dialaminya.

“Beliau masih sakit dan sering sesak nafas,” ujarnya.

Karena itu, Aziz pun meminta doa kepada segenap umat islam agar kondisi kesehatan Habib kembali normal sedia kala.

“Mohon doa supaya beliau lekas pulih,” ujarnya.

Baca Juga  Anggota Komisi I: Biar Kedudukannya Jelas, Lebih Baik FPI Jadi Parpol Saja

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah menetapkan tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam pernikahan putrinya.

Selain Habib Rizieq, polisi juga telah menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka.

Keenam tersangka itu di antaranya saudara HRS selaku penyelenggara acara pernikahan puterinya.

Kemudian kelima tersangka lainnya adalah Ketua Umum DPP FPI Sobri Lubis dan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi.

Lalu Haris Ubaidillah selaku Ketua Panitia Acara, Ali Bin Alwi Alatas selalu Sekretaris Acara dan Habib Idrus selaku Kepala Seksi Acara.

Dari hasil pemeriksaan, Rizieq Shihab resmi dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan. Penahanan itu terhitung sejak Sabtu (12/12).

Sementara lima tersangka lainnya sudah dilakukan pemeriksaan.

Hasilnya, kelimanya tidak dilakukan penahanan kerena ancaman hukumannya satu tahun penjara.

Baca Juga: Menkes Sudah Benar, Yang Bisa Tekan Kenaikan Covid-19 Bukan Angka Testing, Tapi Tracing

Sumber: pojoksatu.id

Pos terkait