Buka Tahun Baru Bersama PWKI, Ketua KPK Titip Tiga Pesan Kepada Wartawan

  • Bagikan
Buka Tahun Baru Bersama PWKI, Ketua KPK Titip Tiga Pesan Kepada Wartawan
Irjen Firli Bahuri (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)

IDTODAY NEWS – Wartawan harus proaktif dalam melihat dan ikut menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di lingkungan sosialnya.

Begitu disampaikan Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri dalam acara Buka Tahun Baru Bersama Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) XVI tahun 2021 yang berlangsung secara virtual, Sabtu (23/1/).

Firli Bahuri adalah satu penerima Anugerah “Terima Kasihku Kepadamu” yang merupakan acara tahunan dalam Buka Tahun Baru Bersama PWKI.

Baca Juga  Positif Corona, Novel Baswedan Terakhir ke KPK Kemarin

Selain Firli Bahuri, penerima Anugerah “Terima Kasihku Kepadamu” adalah Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Perancang Busana Anne Avantie sebagai wanita inspiratif.

Buka Tahun Baru Bersama adalah tradisi tahunan PWKI sejak tahun 2005 yang dimaksudkan untuk memberi semangat nasionalisme dan patriotisme sebagai bekal satu tahun ke depan.

Pada kesempatan itu, Firli Bahuri memberikan tiga pesan khusus kepada wartawan dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga  Muncul Isu 'Taliban', Begini Reaksi Penyidik Senior KPK Novel Baswedan

“Yang pertama adalah, rekan-rekan wartawan harus meyakini dalam bekarya Allah menyertai. Sebagai konsekuensinya, wartawan harus proaktif dan  tidak pasif dalam melihat dan ikut menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. Tanpa keyakinan ini, kita tidak memiliki roh atau spirit dalam bekerja,” ujar Firli Bahuri.

Yang kedua dan perlu diingat, kata Firli, Indonesia membutuhkan wartawan terutama dalam masa pandemi ataupun bencana. Kata kunci bagi wartawan dalam melaksankan tugas dalam masa sulit ini adalah simpati dengan rela berkorban, solidaritas  dan kebersahajaan.  

Baca Juga  Firli KPK: Gaji Saya Cukup Untuk Bayar Sewa Helikopter

Kesiapan dengan ancaman tertular virus Covid-19, rela berkorban dan simpati adalah spirit yang perlu dibangun oleh wartawan dalam melaksanakan tugasnya.

“Jika wartawan tidak rela berkorban, penderitaan ini sulit akan teratasi karena tidak ada informasi yang masuk ke pemerintah,” ungkapnya.

Pesan ketiga yang disampaikan Firli adalah, wartawan harus menjadi sumber inspirasi bagi semua kalangan.

Hal itu, baik bagi pemerintah yang menangani kasus Covid-19, masyarakat yang terpapar, masyarakat yang tidak terpapar dan juga masyarakat yang tidak mau tahu soal Covid-19.

Baca Juga  ICW: Kenapa Menteri Dapat Ditangkap KPK, Sedangkan Harun Masiku Tidak?

Dalam konteks ini, para wartawan tanpa terkecuali sedang melaksanakan amanat Undang-Undang yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun sikap solidaritas dan gotong royong, serta sekaligus membangun sikap bersahaja.

“Tanpa spririt bersahaja, solidaritas tidak mungkin akan terbangun. Dalam masa sulit ini, solidaritas harus ditampilkan dengan bersahaja,” tegasnya.

Baca Juga: Menko Airlangga: Apresiasi UGM, Pemerintah Dukung Inovasi Di Bidang Kesehatan Dan Farmasi

Baca Juga  Fadli Zon Bicara, Apresiasi Keputusan Edhy Mundur Dan Sindir KPK Soal Harun Masiku

Sumber: rmol.id

  • Bagikan