Lodewijk Paulus
Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk Paulus/Net

Cegah Perpecahan Internal, Kader Muda Golkar Dorong Sekjen Lodewijk Gantikan Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR RI

IDTODAY NEWS – Setelah Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi, muncul riak-riak di internal Partai Golkar. Sejumlah nama di internal partai berlambang pohon beringin besar itu mulai disebut-sebut untuk menggantikan posisi Azis di deretan pimpinan DPR RI.

Mereka yang dianggap berpeluang antara lain adalah Kahar Muzakkir (Wakil Ketua Umum), Ahmad Doli Kurnia (Wakil Ketua Umum), Hetifah Syaifuddin (Wakil Ketua Umum), dan Melchias Markus Mekeng (Wakil Ketua Umum).

Baca Juga  PDIP Sultra Dukung Puan Maharani Maju Pilpres 2024

Koordinator Jaringan Aktivis Muda Partai Golkar atau JAM Golkar, Rudolfus Jack Paskalis berpendapat, untuk mencegah terjadinya perpecahan di internal Partai Golkar, maka yang layak mengisi pososo yang ditinggalkan Azis sebagai Wakil Ketua DPR RI ialah Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk Paulus.

“Salah satunya terkait posisi Wakil Ketua DPR RI yang ditinggal Azis, jabatan itu paling ideal diisi oleh Sekjen DPP Partai Golkar,” kata Rudolfus dalam keterangan tertulis, Sabtu sore (25/9).

Baca Juga  KPK Bantah Penangkapan Harun Masiku

Jack Paskalis mengatakan, sosok yang bisa menggantikan Azis haruslah sosok yang relatif tidak memiliki resistensi di internal Golkar dan bisa merangkul semua kelompok atau faksi yang ada di dalam tubuh Golkar.

Selain itu, figur tersebut haruslah tokoh yang memiliki rekam jejak bersih, berpengalaman dan tidak punya masalah hukum.

“Dengan demikian Golkar segera bisa melakukan konsolidasi menghadapi event politik di 2024,” tandas Jack.

Baca Juga  Cegah Keluyuran Keluar Negeri, Nasir Djamil Sarankan Jokowi Beri Menteri Tanggung Jawab Urus Provinsi

Menurut Jack, sosok Lodewijk Paulus mampu menjadi tokoh yang dipercaya kekuasaan. Dan yang tidak kurang pentingnya, Lodewijk dapat menyambung kembali tali sejarah kelahiran Golkar tahun 1964 yang dibidani oleh TNI AD.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan