Cerita Anies Baswedan Soal Jasa Walikota Seoul Dalam Penanganan Covid-19 Di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wali Kota Seoul, Korea Selatan Park Won Soon, diunggah Kamis (13/8/2020). (Fto: Instagram @aniesbaswedan)

Cerita Anies Baswedan Soal Jasa Walikota Seoul Dalam Penanganan Covid-19 Di Jakarta

IDTODAY NEWS – Keterbatasan alat pengetesan Covid-19 yang ada di dalam negeri tak membuat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyerah dan berpangku tangan.

Sebaliknya, orang nomor satu di Jakarta itu justru memilih untuk mengupayakan segala macam cara untuk bisa meningkatkan kapasitas tes.

Salah satunya adalah dengan mengirimkan surat kepada pemimpin di delapan kota maju di dunia untuk meminjam alat RT-PCR selama masa pandemik corona.

Baca Juga  Peta Persaingan Pilkada DKI 2022: Anies Vs Risma Paling Potensial, Gibran Kecil Kemungkinan

“Semua merespons cepat. Mayoritas menjawab bahwa mereka juga sedang mengalami masalah yang sama,” beber Anies melalui akun Instagram pribadinya, Kamis (13/8).

Meski begitu beberapa kota merespons positif dan siap membantu. Salah satunya, yang menurut Anies unik, adalah respons Walikota Seoul, Park Won Soon.

Anies bercerita, Park Won Soon adalah seorang sahabat baik. Bahkan dirinya mengaku sering berinteraksi dalam berbagai kesempatan.

Baca Juga  Miris! Setengah Juta Rumah Tangga di Indonesia Masih Hidup Tanpa Listrik

“Walikota Park mengirim pesan bahwa lebih mudah untuk menghibahkan RT-PCR daripada meminjamkan. Jadi alat milik mereka yang masih baru itu dihibahkan untuk DKI Jakarta,” papar Anies.

Singkat cerita, akhirnya mesin RT-PCR yang mampu memproses hingga 900 sampel per hari itu diterima Pemprov DKI Jakarta yang dikirim langsung dari Seoul dan diantarkan oleh Dubes Korea Selatan ke Balaikota.

Baca Juga  Anies Cerita Kesiapan Jakarta Tangani Covid-19 Sejak Awal, PDIP: Hanya Pembelaan Diri

Sebagai ucapan terimakasih Anies memberikan sepucuk surat dan selembar kain batik betawi untuk Walikota Park yang dititipkan melalui Dubes Korsel.

“Surat itu telah sampai pada Walikota Park, tapi batik Betawi itu belum sempat dipakainya karena beliau ditemukan wafat tiga minggu kemudian,” tuturnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengenang bahwa
Walikota Park merupakan sosok yang berjasa dalam membantu Jakarta. Meski telah berpulang, budi baik dan persahabatan tetap dirasakan Anies hingga sekarang.

Baca Juga  Fraksi PSI Siap Gulirkan Hak Interpelasi ke Gubernur Anies, Tsamara: 100% Dukung!

Dirinya pun menyebut, dalam ribuan tes yang dilakukan di Jakarta, ada jejak jasa Walikota Park dan persahabatan dua kota.

Interaksi yang selama ini dibangun di tataran global itu telah mengantarkan pada persahabatan dan jejaring internasional. Hal ini sejalan dengan pesan konstitusional negara Indonesia yakni, “Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.”

“Dan dalam situasi krisis seperti saat pandemik ini, pertemanan dan persahabatan itu menemukan pembuktiannya. Itulah yang kita semua ikut rasakan,” tutup Anies Baswedan.

Baca Juga  Geram Lihat Kafe Langgar Protokol Kesehatan, Anies Baswedan: Anda Tutup Sekarang!

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan