Din Syamsuddin Diserang Isu Radikal, Tengku Zul: Apa Ini Upaya Stigma Muhammadiyah?

Din Syamsuddin Diserang Isu Radikal, Tengku Zul: Apa Ini Upaya Stigma Muhammadiyah?
Ustadz Tengku Zulkarnain menyanyikan lagu barat sambil main gitar. (Foto: capture Youtube Fadli Zon)

IDTODAY NEWS – Ustadz Tengku Zulkarnain menanggapi kasus yang dialami mantan Ketum Muhammadiyah Din Syamsuddin yang diterpa tuduhan radikal oleh GAR-ITB.

Melalui akun Twitter @ustadtengkuzul, ustad asal Medan ini menanggapi apa yang dialami Din Syamsuddin ini.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  ICW Berharap Vonis terhadap Edhy Prabowo Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa

“Setelah FPI berhasil distigma Radikal. Sekelompok orang mulai menyerang Prof Din Syamsuddin, tokoh Muhammadiyah dan Dunia Islam sebagai sosok Radikal,” ungkapnya Minggu (14/2).

Tengku Zulkarnain juga mempertanyakan, apakah serangan ke Din Syamsuddin ini sebagai upaya menstigma Muhammadiyah sebagai kelompok radikal.

Baca Juga: Omongan Menag Yaqut Terbukti Serius Jika KASN Tolak Laporan GAR ITB

“Apakah ini upaya untuk menstigma Muhammadiyah sebagai ormasy radikal? Lawan!,” tegas Tengku Zul.

Baca Juga  Muhammadiyah Minta Pemerintah Terbuka soal Vaksin Covid-19

Pada unggahan berikutnya, Tengku Zul meminta agar semua komponen bangsa segera melakukan rekonsiliasi.

“Marilah mulai gerakan rekonsiliasi. Para tokoh di pemerintahan duduk bersama tokoh di luar pemerintahan,” katanya.

“Bicarakan apa-apa yang menjadi masalah nasional dan untuk menyamakan persepsi dan sikap demi kemajuan NKRI dan persatuan bangsa. Semoga NKRI aman dan damai,” tegasnya lagi.

Baca Juga: AHY Kembali Lepas Ribuan Paket Sembako Untuk Rakyat

Baca Juga  Jokowi Tak Tunda Pilkada di Era Corona Gegara Anak dan Mantu Ikut Nyalon?

Sebelumnya, Gerakan Anti Radikalisme (GAR) Institut Teknologi Bandung (ITB) melaporkan mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin, ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada Oktober 2020 dan Januari 2021.

GAR menilai Din telah melanggar Undang-Undang yang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) berpolitik.

Din Syamsuddin memang menjabat dosen FISIP di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta dan berstatus ASN.

Din juga menjadi anggota Majelis Wali Amanat Institut Teknologi Bandung (MWA ITB) dari kalangan masyarakat periode 2019-2024.

Baca Juga  ICW: Kenapa Menteri Dapat Ditangkap KPK, Sedangkan Harun Masiku Tidak?

Baca Juga: Anak Buah Moeldoko Santai Saja, Tidak Perlu Sampai Menuding JK Sedang Provokasi

Sumber: pojoksatu.id

Pos terkait