Diperiksa KPK Terkait Suap Bansos, Hotma Sitompul Dikonfirmasi Karena Sering Ke Kemensos

Diperiksa KPK Terkait Suap Bansos, Hotma Sitompul Dikonfirmasi Karena Sering Ke Kemensos
Pengacara kondang Hotma Sitompul usai jalani pemeriksaan sebagai saksi di KPK/RMOL

IDTODAY NEWS – Pengacara kondang Hotman Sitompul mengaku diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap bantuan sosial (Bansos) sembako untuk wilayah Jabodetabek 2020 karena sering bolak-balik di Gedung Kementerian Sosial (Kemensos).

Hal itu disampaikan oleh Hotman usai menjalani pemeriksaan hampir empat jam di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat sore (19/2).

Bacaan Lainnya

Kepada wartawan, Hotma mengaku diperiksa dikarenakan dirinya sering bolak-balik di Gedung Kemensos bertepatan saat progam Bansos berlangsung.

“Di saat bansos-bansos ini saya mondar mandir di Kementerian Sosial, ya itu aja. Ngapain saya mondar mandir disitu? Saya jelaskan semua demi kepentingan anak di bawah umur,” ujar Hotma kepada wartawan.

Baca Juga: Andi Arief: Kecolongan 2 Kali Mega Lawan SBY Tak Perlu Ditangisi

Hotma menyebut bahwa dirinya diminta oleh Juliari Peter Batubara (JPB) saat menjabat sebagai Menteri Sosial untuk memberikan bantuan hukum terhadap anak di bawah umur yang sangat miskin.

Baca Juga  Kasus Suap Bansos, KPK Panggil Staf Ahli Menteri di Kemensos

“Jadi pak Menteri sangat perhatian pada kasus itu. Dimintalah LBH membantu,” kata Hotman.

Hotma pun menjelaskan, anak di bawah umur itu mengalami tindakan kekerasan seksual hingga hamil.

“Jadi kita diminta bantuannya untuk menaruh perhatian pada anak ini,” terangnya.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bansos Covid-19, KPK Panggil Hotma Sitompul

Atas bantuan hukum itu, Hotma mengaku menerima honor dari Juliari. Akan tetapi, uang honor tersebut ia kembalikan.

“Saya dengan jujur nih terpaksa saya bilang. Setelah selesai, dapat honorarium Rp 5 juta, Rp 3 juta, Rp 2 juta gitu untuk 3 lawyer kita, kami kembalikan untuk diberikan kepada anak dibawah umur itu,” tuturnya

Hotma pun menyebut bahwa dirinya diperiksa bukjn karena adanya penerimaan uang, melainkan karena sering terlihat di Gedung Kemensos.

“Bukan (diperiksa karena terima uang). Intinya saya juga gak tau nih. Intinya, ngapain lu bolak-balik disitu (di Gedung Kemensos) gitu aja deh,” pungkasnya.

Baca Juga: Bantah Adu Domba Partai Demokrat-PDIP, Marzuki Alie: Saya Cuma Menuntut Keadilan Difitnah Aja

Sumber: rmol.id

Pos terkait