Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono/RMOL
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono/RMOL

Dituding Macam-macam, Kapuspenkum Kejagung: Kalau Tidak Didukung Bukti Bisa Fitnah!

IDTODAY NEWS – Kejaksaan Agung meminta kepada pihak-pihak yang menuding agar membuktikan tudingan kalau terbakarnya Gedung Utama Kejagung adalah upaya menghilangkan barang bukti.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, di Badiklat Kejagung, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (24/8).

“Curiga boleh saja, tapi harus ada dasarnya. Yang ngomong itu tahu engga tentang gedung ini, gedung itu nyimpan enggak berkas perkara? Curiga kalau tidak didukung bukti, maaf bisa fitnah,” kata Hari mengingatkan.

Baca Juga  Ini Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung Menurut Polisi

Dia menjelaskan, Gedung Utama Kejagung yang habis dilahap si jago merah digunakan untuk bidang pembinaan, intelijen, ruang Jaksa Agung dan Wakil Jaksa Agung. Sementara berkas-berkas perkara, terdapat di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum).

“Jaraknya cukup jauh, aman, tidak terbakar. Tindak pidana umun dimana di bidang pidana umum jaraknya cukup jauh, mungkin data intelejen, saya pastikan data intelijen tidak ada di tempat itu,” ucap Hari.

Baca Juga  Segera Disidang, Tersangka Penembak Laskar FPI Tak Ditahan

Meski begitu, lanjut Hari, di Gedung Utama yang terbakar itu terdapat Direktur E yakni adminitrasi intelijen, selain berkantor di Kejaksaan Agung, Direktur E juga berkantor di Ceger, Cipayung. Dengan begitu, Hari menekankan, meski terdapat dokumen terbakar intelijen Kejagung punya back up.

“Jadi back up data itu (aman). Kalau temen-temen lihat rekord center data arsip clear aman, semua bersih aman,” tutupnya.

Baca Juga  DPR Tak Menyangka Kebakaran Gedung Kejagung Akibat Rokok

Indonesian Corruption Watch (ICW) sebelumnya meminta KPK ikut turun tangan mencari tahu penyebab kebakaran gedung utama Kejagung. ICW curiga ada oknum yang sengaja menghilangkan barang bukti terkait kasus yang sedang ditangani Kejagung saat ini, salah satunya kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan