Dudung Bilang Semua Agama Benar, Nahdlatul Ulama Kasih Tanggapan

  • Bagikan
Helmy Faishal Zaini
Helmy Faishal Zaini/detik.com

IDTODAY NEWS – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatal Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini menanggapi pernyataan Panglima Komando Staretgis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Dudung Abdurachman tentang kebenaran semua agama. Menurut Helmy, pernyataan Pangkostrad tersebut harus dipahami dalam konteks kebangsaan.

Kita harus memahaminya dari sudut pandang kebangsaan dan kenegaraan. Semua agama sama, dalam konteks semua agama mengajarkan kebaikan. Spirit ini yang harus kita pahami bersama,” ujar Helmy dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (15/9).

Baca Juga  Demokrat Ditinggalkan Ferdinand Hutahaean, Isu 'Biang Kerok' Demo UU Ciptaker Benar?

Petugas medis menyuntikan vaksin COVID-19 kepada lansia sat vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021).

Secara teologis, menurut Helmy, kebenaran sebuah agama tentu ada di dalam keyakinan pemeluknya masing-masing. Namun, menurut dia, hal itu berbeda jika disampaikan dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tentu dałam konteks kebenaran, secara teologis itu ada di dalam keyakinan masing-masing. Itu prinsip akidah. Namun, dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara yang bhinneka, kebenaran agama dikontekstualisasikan dalam wujud perbuatan baik dan sinergi bersama untuk membangung bangsa dan negara,” ucapnya.

Baca Juga  Ketua MUI Sentil Dudung: Bagi Kami Umat Islam, yang Benar Hanya Agama Islam

Helmy menjelaskan, sikap merasa paling benar dalam beragama harus dihindari dalam konteks kebangsaan. Sebab, sikap tersebut akan melahirkan fanatisme yang akan menganggap semua yang ada di luar keyakinanya adalah salah.

“Diperlukan watak inklusivisme dalam beragama. Agama menjadi sumber yang menginspirasi lahirnya apa yang disebut sebagai perbuatan baik yang tercermin dalam wujud kesalehan ritual dan kesalehan sosial. Maka, implementasi ketakwaan itu selain ibadah ritual kita semakin bagus, juga tercermin dalam relasi sosial, sedekah dan sikap kedermawanan,” kata Helmy.

Baca Juga  Sindir Rocky Gerung, Ferdinand: Komentari Intelijen Itu Tidak Bisa Bermodal Danga Dungu

Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 9/Lang-Lang Bhuana Kostrad di Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin (13/9). Salah satu pesannya kepada prajurit TNI, Dudung meminta mereka menghindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama.

“Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan,” ucap eks Gubernur Akmil tersebut.

Baca Juga  Demonstrasi BEM SI Tolak UU Cipta Kerja, Ambulans Mulai Disiagakan di Lokasi

Sumber: republika.co.id

  • Bagikan