Fitnah! SBY Dalang Demo Jokowi And Game

  • Bagikan
Rachland Nashidik
Rachland Nashidik. (pojoksatu.id)

IDTODAY NEWS – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat, Rachland Nashidik membantah isu yang menyebutkan Susilo Bambang Yudhohono atau SBY dalang demo Jokowi and Game pada Sabtu (24/7).

Selain SBY, Rachland Nashidik dan Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief juga disebut sebagai penggerak demo Jokowi And Game.

Poster yang menyebut SBY, Rachland Nashidik, dan Andi Arief sebagai penggerak demo menyebar di media sosial.

Baca Juga  Pengamat Curiga Surat Bos Djarum ke Jokowi Tolak PSBB Terkait Investasi Pilpres

Tuduhan itu dibantah keras oleh Rachland Nashidik. Ia menyebut isu sebagai sebagai fitnah.

“Bikin isyu demo sendiri. Gembosin sendiri. Tebar fitnah kanan kiri, diskreditkan mahasiswa dan oposisi. Cara basi menutupi inkompetensi. Jalan pintas membela kebijakan tanpa empati,” kata Rachland melalui akun Twitter pribadinya, @RachlanNashidik, Sabtu (24/7).

“Untung terbangun. Rupanya saya cuma mimpi di siang tadi. Indonesia, jauhilah mimpi buruk itu!,” sambungnya.

Baca Juga  Andi Arief: Kalau Omnibus Law Lolos, Berpotensi Ubah Napas Bernegara Dalam Ekonomi Politik

Poster dan meme yang menuduh Demokrat dan SBY sebagai dalang demo Jokowi And Game ibarat pisau bermata dua.

Rachland membagikan meme bergambar SBY, Rachland dan Andi Arief. Ketiga petinggi Partai Demokrat itu disebut penggerak demo, sehingga harus ditangkap.

“Kalau massa berhasil dihasut, meme beginian jadi fitnah untuk nyuruh tangkap,” kata Rachland.

“Kalau gagal, ada alasan bilang demo “sukses” dicegah karena “penggerak” sudah dibongkar,” tambahnya.

Baca Juga  Abu Janda Dikabarkan Sekarat Lawan Covid-19, Eks Anggota DPR: Semoga Cepat Mampus

“Satu dan dua sama saja: fitnah juga namanya. Tujuan utama: mahasiswa dan oposisi didiskreditkan,” imbuhnya.

Mantan Ketua DPP Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla mengomentari cuitan Rachland.

Ulil turut mengecam penyebar fitnah SBY dalang demo Jokowi And Game.

“Meskipun saya sudah bukan lagi di Partai Demokrat, tapi saya menentang fitnah kepada teman-teman saya ini. Kritik orang-orang partai, terutama partai yang di luar koalisi penguasa, jelas diperlukan. Menghadapi kritik dengan fitnah sepertu ini, jelas tidak sehat!,” tegas Ulil.

Baca Juga  Benny Harman: Jika Motif Amandemen untuk Menumpuk Kekuasaan, Akal Sehat Harus Menolak

Sumber: pojoksatu.id

  • Bagikan