IDTODAY NEWS – Indonesia berpeluang mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif walaupun tidak cukup tinggi pada kuartal II tahun 2021.

Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier dalam webinar bertema “Meneropong Pertumbuhan Ekonomi TW3 2021 Imbas PPKM Darurat” pada Jumat (23/7).

Pertumbuhan itu, kata Fuad, bisa dicapai setelah Indonesia mencatatkan pertumbuhan negatif pada dua kuartal terakhir.

“Tahun 2021 kuartal I minus 0,97 persen, jadi ini ada dua kali minus, kuartal IV 2020 minus, kuartal I 2021 minus jadi resesi lagi,” ujar Fuad.

Meski berpeluang mencatat hasil positif, kata Fuad, Indonesia tetap harus hati-hati karena pertumbuhan itu tidak cukup tinggi.

Prediksi Fuad, pertumbuhan ekonomi akan kembali negatif di dua kuartal berikutnya.

“Nanti kuartal II paling (tumbuh) 2 persen, tapi kuartal III dan kuartal IV nanti akan minus lagi walaupun minusnya kecil 0,5 persen, jadi resesi lagi,” terangnya.

Dia meminta pemerintah fokus mencegah resesi teralu dalam daripada berdiskusi dan membahas kondisi ekonomi negara lain.

Baca Juga  Megawati Heran PDIP Tak Disukai Warga Sumbar, Ini Kata Pengamat

“Jadi kita ketika bicara Amerika, China bagus, tapi kita masih bergelut dengan resesi,” pungkasnya.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan