Gatot Nurmantyo
Mantan panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. (Foto: Suara.com/Yosea Arga)

Gatot Nurmantyo Bikin Puyeng Istana Jika Punya Fakta Ini

IDTODAY NEWS – Pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo tentang kebangkitan partai komunis Indonesia (PKI) gaya baru, bisa jadi benar.

Sebab, Gatot menyebut kesimpulan tersebut berdasarkan hasil penelurusannya. Bahkan, mengklaim telah mengendus hal tersebut sejak 2008 lalu.

Gatot juga dengan lantang meminta Presiden Jokowi untuk mengarahkan DPR agar tidak melanjutkan pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila dan RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Baca Juga  Prabowo Belum Buka Suara, Gatot: Tanya Sama Mereka, Saya Bukan Kader Partai

“KAMI menuntut Presiden Joko Widodo dengan kewenangannya sebagai Presiden meminta DPR untuk tidak melanjutkan pembahasan tentang RUU Haluan Ideologi Pancasila dan RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, bahkan agar menarik RUU HIP dari Prolegnas dan tidak memproses RUU tentang BPIP,” jelas Gatot dalam surat tersebut.

Melihat hal itu, pengamat politik Maksimus Ramses Lalengkoe menganggap RUU HIP ada untuk memperkuat keberadaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Baca Juga  Listyo Sigit Kapolri, Apjati Berharap Ada Perhatian Khusus Pada Tindak Pidana Perdagangan Orang

Dirinya menampik pernyataan Gatot mengenai kebangkitan PKI melalui RUU HIP.

“RUU HIP itu ada untuk memperkuat kerja BPIP yang sebelumnya hanya bersifat keputusan presiden, sehingga tak ada hubungannya dengan pernyataan Gatot itu,” jelas Direktur eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia itu.

Gatot sebelumnya juga menyebut, RUU HIP sangat bertentangan dengan UUD 1945 karena materi RUU HIP dinilai ingin mengganti susunan Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila.

Baca Juga  Dianggap Sesatkan Sejarah G30S/PKI, Ruangguru Disomasi

Gatot Nurmantyo mengatakan, dalam Pasal 29 UUD 1945 dinyatakan bahwa dasar negara Indonesia adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun, di RUU HIP coba diganti menjadi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menanggapi hal ini, Ramses mengaku tidak mengetahui persis isi dari RUU HIP. Karena itu, jika pernyataan Gatot benar, Ramses menilai langkahnya sangat tepat menyampaikan kritikan.

Gatot sebelumnya menyebut bahwa hasil penelusurannya memperlihatkan adanya kebangkitan partai komunis Indonesia (PKI) gaya baru sejak 2008 lalu.

Baca Juga  Komnas HAM Laporkan Hasil Temuan TWK ke Jokowi, Bukan ke KPK

“Saya kira pemerintah perlu bersikap. Pemerintah tinggal meminta Gatot untuk menunjukan fakta-fakta kebangkitan PKI itu,” ujar Ramses, Kamis (24/9).

Menurut Ramses, Gatot harus menunjukkan fakta agar ada kejelasan dari pernyataannya.

Selain itu upaya ini dilakukan agar masyarakat tidak menduga-duga bahwa pernyataan Gatot cenderung bermuatan politis yang memiliki tujuan politik tertentu di baliknya.

“Jadi sekali lagi, saya kira pemerintah perlu meminta Gatot menunjukan siapa-siapa kelompok yang dianggapnya merepresentasikan PKI kembali bangkit di Indonesia,” tutup Ramses.

Baca Juga  Ustadz Ditembak hingga Meninggal, Fadli Zon: Mengingatkan Kita pada Aksi-Aksi Sepihak PKI Jelang G30S PKI

Sumber: genpi.co

Tinggalkan Balasan