Gatot Nurmantyo: Saya Justru yang Pertama Kali Mencetuskan KAMI

  • Bagikan
Gatot Nurmantyo
Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin pada deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia. (Foto: Youtube/Realita TV)

IDTODAY NEWS – Eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Gedung Umat Islam Surakarta, Solo. Dalam pidatonya, Gatot menceritakan awal terbentuknya KAMI.

Gatot mengatakan, ide awal terbentuknya KAMI adalah dari dirinya, bukan tokoh-tokoh lain.

“Orang bertanya, kenapa kok saya ikut-ikutan di KAMI. Sebenarnya bukan ikut-ikutan, justru yang pertama kali mencetuskan adalah saya sendiri,” kata Gatot Nurmantyo di lokasi, Kamis (20/8).

Baca Juga  Gatot Nurmantyo Dekat Tommy Winata, Syahganda Nainggolan: Salahnya Dimana?

Setelah itu, barulah mantan Mensos Bachtiar Chamsyah ikut bergabung. Lalu bergabunglah tokoh-tokoh lain seperti eks Menhut MS Kaban, kemudian Din Syamsuddin, lalu Prof. Rochmad Wahab dan tokoh-tokoh lainnya.

Dengan terlibat di KAMI, Gatot mengaku melanggar janjinya bahwa setelah pensiun, ia akan mendedikasikan waktunya untuk keluarga. Namun, rencana pensiun ini tak jadi terlaksana karena ia merasa ada tanggung jawab yang harus diembannya.

Baca Juga  Giliran Bekasi, Bogor, dan Depok Bersiap Deklarasi KAMI

“Jujur saya sudah tidak menepati janji saya. Karena pada saat saya menjelang pensiun saya berjanji bahwa saya akan membalas keberadaan saya kepada istri dan anak cucu saya,” kata Gatot.

“Maka dari 2017 sampai 2020 saya diam saja. Tetapi saya merenung, dan saya kaget bahwa Allah memberikan semuanya limpahan kepada saya begitu luar biasa,” lanjut dia.

Kemudian di salah satu momen saat tengah menikmati pensiun, Gatot seakan diingatkan soal sumpahnya 38 tahun lalu saat menjadi prajurit TNI. Salah satu isi sumpahnya adalah sumpah setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

Baca Juga  Luhut Puji Presiden Jokowi: Arahan dan Keputusan Cepat yang Tidak Banyak Dibayangkan Orang

Namun, dengan kondisi negara yang seperti saat ini, Gatot menilai sumpah ini belum ia laksanakan. Maka itu, ia kembali berjuang agar kondisi Indonesia kembali membaik. Salah satu caranya melalui KAMI.

Sumber: kumparan.com

  • Bagikan