Haikal Hassan Tolak Tempat Ibadah Ditutup, Ferdinand: Mending Lu Pergi dari Negara Ini

  • Bagikan
Haikal Hassan
Haikal Hassan. (Kompas TV)

IDTODAY.CO – Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Haikal Hassan yang mengajak umat Islam menolak tempat ibadah ditutup selama masa PPKM darurat.

Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, Kamis 8 Juli 2021, menilai jika Haikal Hassan enggan menuruti aturan pemerintah terkait tempat ibadah ditutup selama PPKM maka sebaiknya Sekjen HRS Center itu pergi dari NKRI.

“Ini orang maunya apa sih? Ngga mau nurut aturan dinegara ini mending lu pergi dari negara ini Kal,” cuit Ferdinand Hutahaean.

Baca Juga  Respons AHY dan Ibas, Jubir Presiden: Indonesia Membuktikan Kebersamaan Hadapi Pandemi Covid-19

Menurut Ferdinand, seharusnya Haikal mengimbau umat Islam agar di rumah lantaran kasus covid melonjak dan bukannya malah memprovokasi.

“Kasus positif covid terus naik, mestinya lu himbau orang dirumah dulu bukan memprovokasi seperti ini,” tuturnya.

Ferdinand Hutahaean juga meminta kepada Haikal Hassan jangan merasa paling baik soal beribadah kepada Tuhan.

“Jangan merasa paling baik ibadahmu Kal, waras dikit..!,” tegasnya.

Baca Juga  Blusukan, Cara Risma Pinjam Tangan Anies untuk Dongkrak Popularitas

Sebelumnya, Sekjen HRS Center Haikal Hassan ikut angkat bicara soal penutupan tempat ibadah termasuk masjid selama pemberlakuan kebijakan PPKM Darurat.

Menurutnya, pemerintah seharusnya mengizinkan agar umat Islam tetap beribadah di masjid. Namun, jumlah jamaahnya yang dibatasi menjadi 30 persen.

“Umat Islam meminta, boleh 30 persen untuk hadir dalam tempat-tempat ibadah. Baik Islam maupun Kristen, Hindu, Budha Protestan, Konghucu,” ujar Haikal.

Baca Juga  Jubir PAN: Pertemuan Bersama Presiden Jokowi Tidak Bahas Kabinet

Ia juga menilai, pembukaan tempat ibadah tersebut berkaitan dengan keadilan kebijakan pemerintah dalam PPKM Darurat.

Sebab, menurut Haikal, mall dan pernikahan tetap diizinkan oleh pemerintah selama PPKM Darurat.

“Keadilan penerapan PPKM, kalau mal-mal masih buka, pengantin-pengantin masih boleh dihadiri 30 persen,” ungkapnya.

Maka dari itu, Haikal Hassan mengajak umat Islam untuk meminta kepada pemerintah agar tempat ibadah tidak ditutup namun jamaah dibatasi sebanyak 30 persen.

Baca Juga  Ingatkan PA 212 Jangan Merasa Paling Benar, Kapitra Ampera: Jokowi Lebih Islami daripada Mereka

“(Umat) Berhak meminta kepada pemerintah, karena pemerintah membuka 30 persen untuk acara-acara kawinan,” ujarnya.

Sumber: terkini.id

  • Bagikan