Herman Khaeron Ingin Dirut Bio Farma Fokus Pengadaan Vaksin, Jangan Terganggu Urusan Organisasi

Herman Khaeron Ingin Dirut Bio Farma Fokus Pengadaan Vaksin, Jangan Terganggu Urusan Organisasi
Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron/RMOL

IDTODAY NEWS – Sebanyak 28 juta vaksin telah didatangkan di tanah air, setelah pengiriman tahap IV pada Selasa kemarin (2/2) berhasil mendatangkan 10 juta vaksin Covid-19 dalam bentuk bulk dan 1 juta vaksin untuk kebutuhan overfilled dari Sinovac.

Namun demikian, angka ini masih jauh dari kata cukup untuk program vaksinasi Indonesia. Apalagi setiap orang membutuhkan dua kali suntik vaksin dalam program tersebut. Artinya, stok yang ada baru cukup untuk 14 juta orang.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Gatot Nurmantyo Dekat Tommy Winata, Syahganda Nainggolan: Salahnya Dimana?

Atas alasan itu, anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron meminta kepada Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir, atau yang akrab disapa Ones untuk fokus dalam penyelesaian program vaksinasi.

Kang Hero, sapaan akrabnya, ingin agar vaksin dapat segera dilaksanakan sesuai target pemerintah agar mencapai herd immunity.

“Namun demikian pemerintah harus memiliki timeline vaksinasi yang lebih pasti, serta memastikan pengendalian covid 19 yang dapat menekan angka terinfeksi,” tegas Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/2).

Baca Juga  Hencky Luntungan Tak Hadiri KLB Karena Dana Transportasi, Herman Khaeron: Sejak Awal Bukan Gerakan Organisasi

Herman Khaeron meminta Honesti Basyir untuk fokus dalam membantu pemerintah mensukseskan vaksinasi dengan memastikan ketersediaan vaksin Indonesia tercukupi.

Apalagi, publik terus bertanya-tanya tentang waktu yang dibutuhkan untuk 182 juta vaksinasi.

“1 tahun, 1,5 tahun, atau 3 tahun seperti yang pernah disampaikan menkes. BUMN harus fokus dan melakukan percepatan penyediaan vaksin, di samping terus melakukan pengembangan vaksin merah putih,” tegasnya.

Baca Juga  Kemenkes Duga Bupati Sleman Sudah Positif Covid-19 Saat Disuntik Vaksin

Secara khusus, dia tidak ingin tenaga, pikiran, dan waktu yang dimiliki Honesti terbuang unruk hal-hal selain masalah vaksin.

Keinginan Kang Hero itu berkaitan dengan ikut sertanya Honesti Basyir dalam pencalonan ketua umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) periode 2021 hingga 2025

“Jadi untuk Dirut Bio Farma sebaiknya tidak terganggu dulu dengan organisasi dan fokus pengadaan vaksin,” tegasnya.

Baca Juga  Cegah Perusuh Datang ke Jakarta, Polisi Perketat Razia Pendemo di Perbatasan

Senada dengan itu, alumni ITB, Adamsyah Wahab tidak ingin fokus pimpinan alumni ITB terpecah. Sebab ada tugas berat untuk menjadikan IA ITB sebagai wadah bersama yang menyatukan perbedaan politik.

Don Adam, sapaan akrabnya, juga ingin agar Honesti fokus saja dalam pengadaan vaksin demi kemaslahatan rakyat Indonesia dan memenuhi target vaksinasi Presiden Jokowi.

“Fokus saja urusan vaksin, jangan nambah kerjaan dengan ikut cawe-cawe pemilu IA ITB,” tutupnya.

Baca Juga  Potensi Penyebaran Covid-19 Di Lapas Tinggi, Sahroni Minta Pemerintah Juga Prioritaskan Vaksin Untuk Tahanan

Baca Juga: Bantah Ada Dinasti, Andi Mallarangeng: Kader Terbaik Demokrat Saat Ini Ya AHY

Sumber: rmol.id

Pos terkait