Indonesia Ditimpa Bencana Bertubi-tubi, PA 212: Azab karena Zalimi Ulama

Indonesia Ditimpa Bencana Bertubi-tubi, PA 212: Azab karena Zalimi Ulama
Juru bicara PA 212, Novel Bamukmin usai jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. (Foto: Suara.com/Yosea Arga)

IDTODAY NEWS – Pada awal tahun 2021, Indonesia ditimpa bencana dan musibah yang bertubi-tubi. Mulai dari kecelakaan pesawat, banjir, tanah longsor, hingga gempa.

Wasekjen DPP PA 212, Novel Bamukmin ikut menyoroti hal ini. Menurut Novel, bencana dan musibah yang menimpa negeri ini merupakan sebuah teguran untuk pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Kita (Indonesia) sudah dikepung dengan musibah dari pandemi, krisis ekonomi, sampai musibah malapetaka bencana di berbagai daerah yang seharusnya rezim ini taubat massal,” ujar Novel Bamukmin, dikutip dari Hops.id–jaringan Suara.com, Selasa (19/1/2021).

Lebih lanjut, Novel menyebut bencana dan musibah ini merupakan bukti bahwa Tuhan memberikan azab bagi orang-orang zalim di negeri ini.

“Kalau Allah sudah murka, maka Allah tidak pandang bulu, siapa pun akan terkena dampaknya, bukan hanya orang itu atau kelompok dari rezim,” urainya.

“Rezim budek ini budeknya sudah keterlaluan, saking budeknya hatinya sampai ketutup akan kebenaran,” lanjutnya.

Dia pun menambahkan, musibah ini karena bentuk kemarahan Tuhan lantaran ulama-ulama di Indonesia tidak diperlakukan dengan baik.

Baca Juga  Jatuh Bangun Kampung Akuarium

“Ini yang Allah hukum dengan ditimpakan murkanya karena telah menzalimi ulama dan umat Islam, akan tetapi semuanya menanggung akibatnya,” ujar Novel.

Bencana di Indonesia

Beberapa daerah sedang mendapatkan musibah seperti bencana banjir hingga gempa.

Di Sulawesi Barat, dikabarkan sejumlah rumah terguncang gempa sehingga membuat warga harus mengungsi.

Sementara itu, di Kalimantan Selatan diguyur banjir yang menyebabkan rumah warga tenggelam.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB merilis sampai 16 Januari 2021, terdapat 163 bencana.

Dari jumlah bencana itu, disebutkan telah merenggut total 80 orang meninggal dunia dan 19 orang lainnya dinyatakan hilang.

Sementara 858 orang mengalami luka dan 405.584 warga masih mengungsi.

Baca Juga: Jokowi Bagi-bagi Donat ke Anak-anak Korban Banjir Kalsel Panen Cibiran

Sumber: suara.com

Pos terkait