Inilah Sosok ‘The Ugly’ yang Disindir SBY?
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/fajar.co.id

Inilah Sosok ‘The Ugly’ yang Disindir SBY?

IDTODAY NEWS – Sebelum isu kudeta atau pengambilalihan paksa kursi kepemimpinan Partai Demokrat menyeruak ke publik, sejatinya Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menyiratkan situasi genting tersebut.

Tak ada yang menyangka ternyata cuitan SBY di akun Twitter pribadinya pada Minggu malam 31 Januari kemarin itu mengarah pada gonjang ganjing di tubuh partai yang didirikannya itu.

Baca Juga  Ramai Baliho Tokoh Politik, Novel PA 212: Giliran Baliho Habib Rizieq Dicopotin

Dalam keterangannya, Presiden ke-6 RI itu mengingatkan bagi siapapun yang memegang kekuasaan politik bahwa banyak cara berpolitik yang lebih bermoral dan lebih beradab.

“Bagi siapapun yang memegang kekuasaan politik, pada tingkat apapun, banyak cara berpolitik yang lebih bermoral & lebih beradab,” papar SBY.

Disebutkan pula ada tiga golongan manusia dilihat dari sifat dan karakternya.

“Ada 3 golongan manusia, yaitu “the good”, “the bad” & “the ugly”. Kalau tidak bisa menjadi “the good” janganlah menjadi “the ugly”,” pungkasnya.

Baca Juga  Sinovac Belum Kantongi Izin Kehalalan, MUI: Masih Menunggu Dokumen Pembiakan Vaksin

Sebutan the ugly diduga kuat mengarah kepada sosok sentral yang ingin merebut paksa kepemimpinan sah Partai Demokrat.

Keesokan harinya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengumumkan ke publik perihal keberadaan gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa.

AHY menjabarkan, menurut kesaksian dan testimoni banyak pihak, gerakan ‘makar’ itu melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gerakan ini juga dikatakan sudah mendapatkan restu dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan Jokowi.

Baca Juga  Firman Soebagyo: Substansi UU Cipta Kerja Tidak Berubah, Jumlah Halaman Menyesuaikan Standar Baku Penulisan Undang-undang

AHY sungguh bersyukur karena hakikatnya semua pimpinan dan kader Demokrat menolak dengan tegas segala niat, upaya, dan gerakan untuk mendongkel kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.

Ia juga memastikan telah menerima surat pernyataan kesetiaan dan kebulatan tekad dari seluruh pimpinan di tingkat daerah dan cabang di seluruh Indonesia untuk tunduk dan patuh kepada Partai Demokrat dan kepemimpinan hasil Kongres V Partai Demokrat yang sah.

Baca Juga  Calon Kapolri Ditentukan Kasus Djoko Tjandra?

Lantas siapa sosok the ugly?

Fungsionaris Partai Demokrat Andi Arief bilang kalau sosok yang ingin melakukan kudeta adalah Kepala Staf Kantor Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

“Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi,” celotehnya di Twitter.

Baca Juga  AHY: Kelompok Pengudeta Partai Demokrat Berupaya Memecah Belah SBY dan Jokowi

Moeldoko yang pernah menjabat Panglima TNI di era Presiden SBY itu tak menampik dirinya bertemu dengan sejumlah orang dari Partai Demokrat. Ia mengaku tidak membatasi siapapun yang hendak bertemu dengannya. Namun ia hanya mendengarkan keluhan terkait berbagai situasi.

Moeldoko pun meminta agar isu kudeta Partai Demokrat tidak dikaitkan dengan istana. Dia berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak diganggu dalam isu ini.

Baca Juga  Dituding Biayai Demo, Politisi Demokrat Ramai-ramai Serang Dewi Tanjung: Orang G**a Mah Bebas, Nanti Juga Sembuh Sendiri

Baca Juga: Isu Kudeta Demokrat, Ruhut Sitompul: Aku Senang Kalau Demokrat Bisa Bangkit

Sumber: fajar.co.id

Tinggalkan Balasan