Iqbal DPR: Presiden Jokowi Tak Anti Kritik

Iqbal DPR: Presiden Jokowi Tak Anti Kritik
Presiden Jokowi. (Foto: Instagram @sekretariat.kabinet)

IDTODAY NEWS – Anggota Komisi I DPR Muhammad Iqbal mengatakan, pemerintah perlu mendapat kritik membangun, sehingga bisa mengetahui setiap kekurangan. Namun, dia menegaskan, kritik yang disampaikan jangan mengandung unsur kebencian dan menyimpang dari koridor hukum.

“Oleh karena itu, Pak Jokowi meminta masyarakat lebih aktif sampaikan kritik dan masukan. Hal ini bisa dimaknai bahwa Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan tidak anti kritik,” ujar Iqbal, Sabtu 13 Februari 2021.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Jokowi akan Guyur Rp 1 T Demi Lawan Malaysia Hingga Vietnam

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan, dengan adanya kritikan dan masukan baik dari DPR atau dari masyarakat, bisa menjadi salah satu acuan bagi pemerintah dalam melaksanakan program-program yang lebih terarah dan tepat sasaran.

“Tetapi harus dipahami juga walaupun hak mengeluarkan pendapat dilindungi undang-undang, tetapi hendaknya saat menyampaikan kritik harus dalam koridor hukum yang berlaku dan tidak didasarkan rasa kebencian,” ujar Iqbal.

Baca Juga  Sikap Presiden Jokowi Dalam Kasus FPI, Sigi dan Papua Berbeda

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat lebih aktif menyampaikan kritik dan masukan terhadap kerja-kerja pemerintah. Pernyataan itu Jokowi sampaikan saat peluncuran laporan tahunan Ombudsman RI tahun 2020.

Baca Juga: Habib Bahar Kirim Surat: Darahku Mendidih Mendengar Habib Rizieq Ditahan

Jokowi juga meminta pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tak hanya itu, dalam sambutannya di acara Hari Pers Nasional, Jokowi mengatakan ia dan pemerintah siap menerima saran dan kritik dari insan pers.

Baca Juga  35 Investor Global Surati Pemerintah: RUU Ciptaker Rusak Lingkungan

Menurut Jokowi, pers berkontribusi banyak bagi Indonesia. “Pemerintah terus membuka diri terhadap masukan dari insan pers. Jasa insan pers sangat besar bagi kemajuan bangsa selama ini dan di masa yang akan datang,” ujar Jokowi.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyampaikan bahwa pemerintah tidak pernah takut dikritik publik. Fadjroel membantah anggapan bahwa pemerintah menjerat masyarakat yang mengkritik pemerintah dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Baca Juga  Pernyataan JK Sindiran Halus Bagi Jokowi Atas Peristiwa Politik Di Indonesia

Sedangkan politikus Ruhut Sitompul menilai tidak ada yang salah dari pernyataan Jokowi yang meminta masyarakat aktif mengkritisi pemerintah.

Baca Juga: Ahok Ungkap Alasannya Bergabung dengan PDI-P

Sumber: viva.co.id

Pos terkait