Istana Bantah Punya Buzzer, Tapi Denny Siregar Ngaku Buzzer Jokowi

Istana Bantah Punya Buzzer, Tapi Denny Siregar Ngaku Buzzer Jokowi
Fadjroel Rachman dan Denny Siregar.(Foto: fajar.co.id)

IDTODAY NEWS – Banyak pihak mendesak pemerintah agar menertibkan para buzzer di media sosial jika pemerintah ingin serius dikritik.

Menanggapi itu, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menegaskan pemerintah tidak menggunakan buzzer.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Demokrat Dukung Niat Baik Jokowi Revisi UU ITE

“Pemerintah tidak punya buzzer,” ujar Fadjroel kepada wartawan, Kamis (11/2).

Fadjroel bilang, dia juga banyak mendapat serangan buzzer di media sosial. Namun dia menanggapinya dengan hanya memblokir akun-akun buzzer.

“Mendsos saya juga 24 jam diserang buzzer, jadi pakai fitur blok saja ya beres,” katanya.

Baca Juga: Terungkap, Sebelum Wafat Keluarga Ustadz Maaher Ajukan Beberapa Kali Penangguhan Tahanan Tapi Diabaikan Polisi

Baca Juga  Di Hadapan Jokowi, Suharso Monoarfa Tegaskan Target PPP Menangi Pemilu 2024

Fadjroel juga menuturkan, yang digunakan pemerintah adalah influencer untuk penanganan Covid-19 dan juga vaksinasi di tanah air. Influencer tersebut juga tidak digaji oleh pemerintah.

Sementara itu, apa yang dikatakan Fadjroel, bertolak belakang dengan pengakuan pegiat media sosial Denny Siregar. Pria yang paling rewel membela Presiden Jokowi ini, mengaku sebagai buzzer mendukung Jokowi. Dia mengumpamakan mereka seperti lebah.

Baca Juga  Lapor Pak Tito, Kader PDIP Surabaya Konvoi Tanpa Protokol Kesehatan? Apakah Dapat Sanksi?

“Pendukung Jokowi itu memang seperti lebah. Tenang ketika tidak diganggu dan tampak tidak kelihatan. Tapi ketika ada yang mau merusak sarang, bzzzzzz… Bang jago aja ampun-ampun Wajahnya bentol-bentol,” tulis Denny Siregar di akun twitternya.

Denny bilang dirinya buzzer yang muncul ketika ada yang ingin ganggu pemerintah.

“Buzz itu dengung. Buzzer itu pendengung. Mirip lebah. Bersama, bersatu, mempertahankan sarang. Menyerang ketika diperlukan. Dan para buzzer, seperti gua, baru keluar ketika para kadal ingin menguasai dunia. Siapa lagi yang mau melawan keganasan kadal? Para domba ?” katanya.

Baca Juga  YLBHI Kritik Keras Telegram Kapolri Soal Larangan Demo Tolak Omnibus Law

Baca Juga: Ferdinand Sebut Belum Pernah Ada Pengkritik Jokowi Ditangkap

Sumber: fajar.co.id

Pos terkait