Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PPP Serahkan kepada Jokowi

  • Bagikan
Achmad Baidowi
Achmad Baidowi di lokasi Mukernas V PPP, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).(KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI )

IDTODAY NEWS – Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengatakan, partainya menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai perombakan kabinet kepada Presiden Joko Widodo.

Baidowi mengatakan, persoalan kabinet merupakan hak prerogatif presiden yang tidak bisa dicampuri oleh partai-partai koalisi.

“PPP pada intinya taat konstitusi bahwa persoalan kabinet itu hak prerogratif presiden yang tidak bisa dicampuri oleh siapa pun termasuk parpol koalisi. Karena itu kami menyerahkan sepenuhnya terhadap presiden,” kata Baidowi saat dihubungi, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga  Sepanjang Indonesia Berdiri, Jokowi Satu-satunya Presiden Yang Anak Dan Menantunya Ikut Pilkada

Hal ini disampaikan Baidowi merespons isu akan adanya reshuffle atau perombakan kabinet menyusul bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke koalisi partai pendukung pemerintah.

Ia menekankan, pengangkatan dan pemberhentian anggota kabinet sepenuhnya merupakan wewenang presiden.

“Karena semuanya kembali kepada presiden mengenai evaluasi masing-masing jajarannya,” kata Baidowi.

Isu reshuffle kabinet mencuat setelah PAN menyatakan diri bergabung dalam koalisi partai pendukung pemerintah.

Baca Juga  Jelang Pemeriksaan Habib Rizieq, Pangdam Jaya Tiba di Polda Metro

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengakui mengakui dirinya mengusulkan agar Ketua Dewan Kehormatan PAN Soetrisno Bachir masuk dalam jajaran kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Zulkifli mengatakan, usulan itu sudah pernah ia sampaikan langsung kepada Jokowi dalam sebuah pertemuan.

“Memang pernah satu pertemuan, saya menyampaikan karena ada Dewan Kehormatan PAN namanya Mas Tris (Soetrisno) itu, itu dulu tim sukses Pak Jokowi, dulu ketua KEIN (Komite Ekonomi dan Industri Nasional), kalau memungkinkan memang saya titip,” kata Zulkifli, dikutip dari video yang diunggah akun YouTube Karni Ilyas Club, Senin (13/9/2021).

Baca Juga  HNW Sarankan Jokowi Minta Maaf pada Rakyat, Ferdinand Sindir: Politisi Tak Tahu Malu

Namun, ia mengaku tidak meminta pos khusus di pemerintahan Jokowi untuk diisi oleh kader PAN.

Sementara, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini mengatakan, tim pemerintah saat ini bekerja dengan optimal dan solid.

Ia pun mengaku belum mendengar informasi soal akan adanya reshuffle.

“Yang jelas, kita semua sekarang bisa lihat tim hari ini bekerja dengan optimal. Soliditas ini akan menjadi modal berharga untuk melewati dan bangkit dari situasi pandemi,” ujar Faldo saat dikonfirmasi pada Jumat (10/9/2021).

Baca Juga  Main Aman, Kaki Politik Jokowi Akan Dipasang ke Banyak Capres 2024

Sumber: kompas.com

  • Bagikan