Iwan Sumule: Kegilaan Di Abad Milenial, Gagal Tapi Tidak Mundur, Eh Malah Istilahnya Yang Diganti

  • Bagikan
Iwan Sumule: Kegilaan Di Abad Milenial, Gagal Tapi Tidak Mundur, Eh Malah Istilahnya Yang Diganti
Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

IDTODAY NEWS – Pernyataan pemerintah yang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule geleng-geleng kepala.

Sebab berdasarkan catatannya, PPKM Darurat hanya berhasil mengurangi mobilitas warga secara signifikan, bukan menurunkan jumlah kasus Covid-19.

Tidak hanya rakyat yang semakin khawatir. Kata Iwan Sumule, Kekhawatiran juga dirasakan para pegiat media sosial pendukung Presiden Joko Widodo seperti Denny Siregar.

Baca Juga  PPKM Darurat Bakal Diperpanjang 6 Minggu, Ini Kata Sri Mulyani

“Tak optimal, kok diperpanjang? Densi saja khawatir, takut gejolak sosial. Dan apa mungkin ada gejolak sosial, karena PPKM berhasil mengurangi mobilitas warga?” tuturnya saat berbincang dengan Kantor BerIta Politik RMOL, Rabu (21/7).

Iwan Sumule semakin terheran-heran saat Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan akan mengganti kebijakan itu dengan kategori level usai masa perpanjangan habis.

Seharusnya, kata dia, Luhut yang telah terbukti gagal dalam PPKM Darurat mundur. Bukan malah mengumumkan kebijakan lain yang nantinya dia komandoi lagi.

Baca Juga  Ustadz Hilmi Heran, Pejabat Langgar PPKM Didenda Rp48 Ribu Sementara Tukang Bubur Rp500 ribu

“Tak optimal dan gagal. Bukannya dihentikan dan mundur. Eh, PPKM malah diperpanjang dan istilahnya yang diganti,” katanya yang terus merasa keheranan dengan laku pemerintah.

“Mungkin ini kegilaan terbesar di abad milenial, melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang, tetapi mengharapkan hasil yang berbeda. Luhut, Luhut,” tutupnya.

Sumber: rmol.id

  • Bagikan