Jadi Mensos, Politisi PAN Desak Risma Bikin Surat Pengunduran Diri Sebagai Walkot Surabaya
Menteri Sosial Tri Rismaharini. (Foto: Kemensos)

Jadi Mensos, Politisi PAN Desak Risma Bikin Surat Pengunduran Diri Sebagai Walkot Surabaya

IDTODAY NEWS – Politisi PAN Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus meminta Tri Rismaharini membuat surat pernyataan pemunduran diri dari jabatannya sebagai Walikota Surabaya.

Pasalnya, kata Anggota Komisi III DPR RI itu perempuan akrab dipanggil Risma itu sudah resmi menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos).

“Saya mengimbau, agar Risma segera membuat surat pernyataan pengunduran diri sebagai Walikota Surabaya,” ujar Guspardi dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/12/2020).

Baca Juga  Aturan Investasi Miras Dicabut, Iwan Fals: Gak Usah Ribut

Menurutnya, jika Risma membuat surat tersebut, maka Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian langsung menujuk wakilnya memimpin kota pahlawan itu.

“Berdasarkan surat itu lah nanti Mendagri mengeluarkan surat Plt yang tentunya karena ada wakilnya, (diberikan ke) wakilnya. Jadi nggak begitu repot karena ada wakil,” jelasnya.

Hal tersebut sama seperti ketika Yasonna H Laoly diminta presiden untuk memimpin Kementerian Hukum dan HAM. Ketika itu Yasonna masih menjadi anggota DPR.

Baca Juga  Pimpinan MPR Protes Azan Memanggil Jihad, Azan Sudah Ada Aturannya

Setelah dilantik Yasonna kemudian mengundurkan diri sebagai anggota DPR Ri. “Jadi dia (Risma) harus mengundurkan diri,” pungkas Guspardi.

Sebelumnya, Tri Rismaharini otomatis berhenti dari jabatannya sebagai Walikota Surabaya setelah ia dilantik menjadi Menteri Soial (Mensos).

Sebagai gantinya, Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana ditunjuk sebagai Plt Wali Kota Surabaya.

Hal itu tertuang dalam surat perintah (SP) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa nomor 131/1143/011.2/2020 tertanggal 23 Desember 2020.

Baca Juga  Saling Serang Dua Kubu PAN Pekan Ini

SP tersebut bahkan sudah dikirimkan ke Sekretaris Daerah Kota Surabaya, hari ini.

Surat itu dibuat berdasarkan radiogram dari Kementerian Dalam Negeri nomor 131.35/7002/OTDA pada Rabu (23/12/2020) malam.

“Dengan terbitnya surat perintah tersebut, maka Whisnu Sakti yang semula menjadi Wakil Walikota Surabaya resmi menjadi Plt per hari ini,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (24/12/2020).

Baca Juga: Berbeda dengan Edhy Prabowo yang Terjerat Korupsi Lobster, Susi: Dulu Ditawari 5 Triliun Saya Tolak

Baca Juga  DPRD Surabaya: Proyek Pembangunan Ratusan Miliar Pemkot Surabaya Tak Dirasakan Rakyat

Sumber: pojoksatu.id

Tinggalkan Balasan