Jakarta Geger, Prajurit TNI Tewas Ditembak Secara Brutal oleh Polisi

Jakarta Geger, Prajurit TNI Tewas Ditembak Secara Brutal oleh Polisi
Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya. (Foto: Kodam Jaya)

IDTODAY NEWS – Jakarta geger, seorang anggota polisi dari Kepolisian Daerah Metro Jaya melakukan penembakan secara brutal di sebuah kafe di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam tragedi penembakan brutal itu, tiga orang tewas dan yang paling menyakitkan, salah satu korban meninggal adalah prajurit militer dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Empat Laskar yang Selamat dari Tembakan Kini Diburu Polisi

Informasi yang dihimpun VIVA Militer, Kamis 26 Februari 2021, prajurit TNI berinisial SN ditembak mati anggota Polda Metro Jaya pada subuh tadi.

Penembakan brutal itu berawal dari perbuatan arogan pelaku yang marah ketika ditagih untuk membayar minuman keras yang ditenggak bersama teman-temannya.

Baca Juga: Ihsan Yunus PDIP Bungkam Pada Wartawan Saat Penuhi Panggilan KPK

Anggota polisi itu mengeluarkan pistol dan secara brutal menembaki tiga orang yang salah satunya adalah SN.

Baca Juga  Habib Rizieq Sholat Jamaah Bareng Polisi, Arie Untung: Adem dan Akur

Setelah menembak ketiga korban, bagai tak punya dosa, polisi itu dengan entengnya pergi begitu saja meninggalkan ketiga korban yang terkapar bersimbah darah.

Sejauh Polda Metro Jaya telah menetapkan pelaku sebagai tersangka. Dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran meminta maaf atas perbuatan brutal anak buahnya itu.

“Anggota polisi Bripka CS. Pagi ini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Fadil dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya

Baca Juga  Polisi Ungkap Ada Jelaga di Tangan Pengikut Habib Rizieq, Ini Kata FPI

Sementara itu, TNI telah mengerahkan tim dari Detaseman Polisi Militer Kodam Jaya ke lokasi untuk melakukan penyelidikan atas tewas prajurit TNI, SN.

“Sebagai Kapolda Metro Jaya, atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, kepada keluarga korban, dan kepada TNI AD,” kata Fadil.

Baca Juga: Meniru Jokowi, ProDEM Akan Gelar Aksi Spontanitas Jika Herman Hery Tidak Diperiksa

Baca Juga  Ustadz Maaher Sempat Menolak Dirujuk ke RS Polri, Ini Alasannya

Sumber: viva.co.id

Pos terkait