Jokowi
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool)

Jokowi: Kunci Perbaikan Ekonomi Kuartal III di Juli-September

IDTODAY NEWS – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meyakini perekonomian Indonesia dapat kembali bangkit di kuartal III, setelah sempat terpuruk di kuartal II kemarin. Ia pun mengatakan telah mendorong para kepala daerah agar terus menggenjot belanja APBD, agar ikut mendorong perekonomian nasional

“Saya optimistis di kuartal ketiga kita akan lebih baik dari yang kuartal kedua. Kita harapkan kita ingin tumbuh tapi ini memang perlu kerja keras,” kata Jokowi saat meninjau penanggulangan Covid-19 di Jawa Barat, Selasa, 11 Agustus 2020.

Baca Juga  IPR: Kecil Kemungkinan Jokowi Reshuffle Kabinet Usai Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Pada kuartal pertama 2020, perekonomian Indonesia masih tumbuh 2,97 persen. Namun memasuki kuartal kedua, dampak Covid-19 mulai menyerang Indonesia dan perekonomian Indonesia langsung anjlok ke minus 5,32 persen. Jokowi telah meminta kepala daerah agar terus menggenjot belanja APBD. Ia mengatakan secara nasional anggaran-anggaran itu masih di bank. Jumlahnya masih mencapai Rp 170 triliun.

“Artinya penggunaannya memerlukan kecepatan terutama di kuartal ketiga ini. Kunci ada di bulan Juli, Agustus, dan September supaya kita tidak masuk dalam kategori resesi ekonomi,” kata Jokowi.

Baca Juga  Jumhur Dijemput Tanpa Surat Penangkapan, Amnesty Indonesia: Intimidasi

Meski begitu, Jokowi mengatakan Indonesia juga patut bersyukur, karena meski pertumbuhan ekonomi -5,32 persen, angka ini tak lebih parah dari negara-negara lain. Ia mencontohkan di Italia yang mencapai -17,3 persen, Jerman -11,7 persen, Perancis -19 persen hingga Amerika Serikat -9,5 persen.

“Patut kita syukuri itu. Sekali lagi realisasi anggaran ini agar disegerakan terutama dalam kuartal ketiga,” kata Jokowi.

Baca Juga  Gatot Nurmantyo: Syahganda Cs Tolak Upaya Penangguhan Penahanan

Sumber: tempo.co

Tinggalkan Balasan