Jusuf Kalla: Bagaimana Cara Mengkritik Pemerintah Tanpa Dipanggil Polisi

Jusuf Kalla: Bagaimana Cara Mengkritik Pemerintah Tanpa Dipanggil Polisi
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla/RMOL

IDTODAY NEWS – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara soal keinginan pemerintah untuk dikritik oleh masyarakat. Lantas JK bertanya bagaimana menyampaikan ktirik namun aman dari panggilan pihak Kepolisian.

“Beberapa hari lalu Bapak Presiden mengumumkan silakan kritik pemerintah. Tentu banyak yang ingin melihatnya bagaimana caranya mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi?” kata JK saat menjadi pembicara di acara ‘Mimbar Demokrasi Kebangsaan’ yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Jumat malam (12/2).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  JK Bicara Kekosongan Kepemimpinan soal Fenomena HRS, Mahfud Bilang Begini

Menurut dia dalam pelaksanaan demokrasi yang baik dibutuhkan kontrol terhadap pelaksanaan pemerintahan. Ia pun meminta PKS, sebagai partai oposisi, agar melaksanakan kewajiban untuk mengawasi pemerintahan.

“Tanpa ada kontrol, demokrasi tidak berjalan,” ucapnya.

Baca Juga: PDIP Tolak Hukuman Mati Bagi Koruptor, Politikus Demorkat: Sebagai ‘Juara’, Wajar Mereka Menolak

Sebelumnya Presiden Jokowi, dalam Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2020 pada Senin (8/2), mengajak seluruh elemen bangsa untuk berkontribusi dalam perbaikan pelayanan publik. Ia meminta masyarakat aktif untuk mengkritik.

Baca Juga  SBY Sarankan Lockdown pada Tahun 2020, Panca: Saran Baik Beliau Dibully BuzzerRp

Namun, pernyataan tersebut mendapat sorotan besar-besaran karena warga dihadapkan pada kenyataan ada fenomena pendengung (buzzer) hingga Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang bisa menjerat mereka yang lantang mengkritik, terutama lewat jagat maya.

Ekonom Kwik Kian Gie mengaku takut menyampaikan pendapat berbeda atau berlawanan dengan pemerintah saat ini. Kwik khawatir usai mengemukakan pendapat berbeda dengan rezim akan langsung diserang buzzer di media sosial.

Baca Juga  FPI dkk Tetap Gelar Aksi 1812 di Istana Hari Ini Meski Tak Diizinkan Polisi

Baca Juga: Pemerintah Sibuk Urus Kaum Radikal, Taufik Rendusara: Sebaiknya Fokus Tangkap ‘Anak Pak Lurah’ dan ‘Madam Bansos’

Sumber: rmol.id

Pos terkait