Kata Jimly Asshiddiqie, Sistem Pemilu Dan Kepartaian Perlu Ditata Dengan Revisi UU Metode Omnibus

Jimly Asshiddiqie
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie/RMOL

IDTODAY NEWS – Sistem politik Tanah Air saat ini dianggap perlu untuk ditata ulang.

Hal tersebut ditegaskan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie menanggapi pernyataan ekonom senior Rizal Ramli menyinggung soal mendemokratisasi internal partai yang nepotisme dan feodal.

Bacaan Lainnya

Menurut Jimly, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menata sistem politik saat ini adalah dengan memperbaiki UU Pemilu.

“Diperlukan penataan terpadu sistem pemilu dan kepartaian dengan revisi UU metode omnibus untuk modernisasi pelembagaan politik,” kata Jimly di akun Twitternya, Senin (8/3).

Upaya ini sejatinya sempat menemukan secercah harapan saat legislatif dan ekselutif hendak membahas revisi UU Pemilu. Namun sayang, harapan tersebut belakangan pupus.

“Sayang, RUU Pemilu tidak jadi dibahas karena yang dipikir bukan untuk jangka panjang, tapi sekadar kepentingan masing-masing menuju Pemilu 2024,” tutupnya.

Baca Juga: Ikrar Janji Setia Untuk AHY, Demokrat Tangsel Akan Sisir Kader Pembelot

Sumber: rmol.id

Pos terkait