Din Syamsuddin
Ketua DN-PIM, Prof. Din Syamsuddin/RMOL

Kebangkitan PKI Nyata, Din Syamsuddin Akan Lawan!

IDTODAY NEWS – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sekaligus tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin mengimbau seluruh rakyat untuk sadar akan kebangkitan PKI.

Dalam pengamatan Din Syamsuddin merasa Indonesia akan berada dalam posisi yang penuh perselisihan dan persengketaan kelak.

Dirinya dengan tegas mengatakan bahwa ia tidak akan membiarkan siapapun yang ingin meruntuhkan Pancasila.

Din Syamsuddin membeber kebangkitan komunis di Indonesia terlihat dari gerakannya yang mengadudomba dan melakukan upaya kekerasan di kalangan Islam.

Baca Juga  Gatot Nurmantyo Bikin Puyeng Istana Jika Punya Fakta Ini

Hal ini dipicu juga dengan adanya kasus percobaan pembunuhan atas Syekh Ali Jaber beberapa waktu lalu.

“Saya kira kasus percobaan pembunuhan atau penikaman atas Syekh Ali Jaber di Lampung bukan masalah sederhana. Dan itu sudah terjadi sebelumnya,” kata Din dalam kanal Hersubeno Arief di YouTube.

Din Syamsuddin juga menemukan beberapa bukti jejak digital berupa pertemuan, foto-foto, tetapi tidak pernah ada tindakan.

Baca Juga  Gde Siriana: Kenapa Hanya Deklarasi KAMI Yang Direcoki Ormas?

Dirinya juga mengatakan, bahwa upaya kebangkitan ini mencapai puncak ketika berani mengajukan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang akan memberikan momentum bagi kebangkitan PKI.

“Sayangnya, beberapa kali rapat di Baleg tidak mencabut RUU itu. Saya mendengar kalangan Islam diprakarsai MUI dan ormas-ormas Islam akan menunggu kalau sampai RUU tidak dicabut, itu adalah satu bukti bahwa ada sebuah pemaksaan karena ada sebuah perasaan dominan baik di eksekutif maupun legislatif,” tegasnya.

Baca Juga  Rocky Gerung: Buruknya Bangsa Hari Ini Sudah Diperkirakan KAMI Setahun Lalu

Salah satu tanda kebangkitan PKI, menurut Din Syamsuddin sangat terlihat karena TVRI sebagai televisi pemerintah tidak pernah lagi memutar kembali film sejarah pemberontakan G30S/PKI dan tidak ada upaya pemerintah mengenang sejarah kelam itu.

“Marilah kita kenang kembali sejarah kelam itu, katakanlah dengan dialog, sebuah kesadaran. Jangan mentang-mentang memiliki kekuasaan eksekutif maupun legislatif kemudian bandel. Nah, ini yang tidak harus terjadi,” tandasnya.

Baca Juga  Ustadz Ditembak hingga Meninggal, Fadli Zon: Mengingatkan Kita pada Aksi-Aksi Sepihak PKI Jelang G30S PKI

Sumber: genpi.co

Tinggalkan Balasan