Jenderal Andika
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa (foto: istimewa)

Kebrutalan KKB Papua Makin Ngeri, Jenderal Andika Harus Beraksi

IDTODAY NEWS – Aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua yang terjadi sepekan terakhir membuat anggota Komisi I DPR RI asal Papua Yan Mandenas geram.

Mandenas pun langsung menemui Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa memintanya untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Kebrutalan KKB Papua diketahui telah terjadi empat kali di Intan Jaya dalam sepekan terakhir. Kasus terbaru dalam konflik tersebut menewaskan seorang Pendeta bernama Yeremias Zarambanin.

Baca Juga  Taipan Budi Hartono Kirim Surat Tolak PSBB, Jokowi Melunak?

Mandenas mendesak agar TNI dan pihak-pihak terkait untuk segera melakukan investigasi dan mengungkap para pelaku rentetan penembakan di Kabupaten Intan Jaya.

Mandenas juga mendesak Panglima TNI, KSAD, Pangdam, dan Kapolda agar serius menangani kejadian di Intan Jaya.

Tidak hanya itu, dia juga menekan Kapolda memerintahkan Bupati bersama unsur muspida di daerah segera melakukan pembentukan tim investigasi dan mencari fakta kronologi kejadian dalam sepekan terakhir tersebut.

Baca Juga  Selain Beasiswa Veronica, Rakyat Papua Juga Serahkan Bendera Merah Putih

Dia meminta semua pihak bersinergi untuk mengembalikan situasi keamanan di Intan Jaya. Mandenas menegaskan tidak boleh lagi adanya korban jiwa akibat ketidaktegasan pemerintah dan aparat keamanan.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua, Mansyur.

Menurut dia, ada informasi dari anggota kerukunan di Sugapa, Intan Jaya, bahwa mereka saat ini dalam posisi ketakutan.

Mansyur meminta kepala daerah setempat untuk hadir di tengah masyarakat dan merangkul semua pihak untuk menyelesaikan masalah. Menurut Mansyur, jika seorang kepala daerah ada di tempat tugas, segala permasalahan dapat diatasi dengan cepat.

Baca Juga  Setahun KPK Dipimpin Firli Bahuri dkk, Harun Masiku Masih Jadi 'Utang'

Sumber: genpi.co

Tinggalkan Balasan