Klaster Covid-19 dari Kerumunan Massa Habib Rizieq, Politikus PDIP Bilang Ini

  • Bagikan
Klaster Covid-19 dari Kerumunan Massa Habib Rizieq, Politikus PDIP Bilang Ini
Habib Rizieq Shihab tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (10/11) dan berorasi di tengah jamaahnya. (Foto: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

IDTODAY NEWS – Warga yang mengikuti sejumlah acara yang digelar Rizieq Shihab banyak terkonfirmasi positif Covid-19.

Karena itu, anggota DPR Rahmad Handoyo meminta agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Dia berharap acara-acara yang mengumpulkan banyak orang seperti yang dilakukan Rizieq itu menjadi pelajaran bahwa Covid-19 bisa menyerang siapapun.

“Ini menjadi pelajaran mahal buat kepada siapapun yang meremehkan dan abai terhadap protokol kesehatan dengan tetap mengadakan kegiatan yang berkerumunan masa,” ujar Rahmat di Jakarta.

Baca Juga  KPK Periksa 2 Saksi yang Perusahaannya Dipakai Anak Buah Edhy Prabowo Dapatkan Izin Ekspor Benur

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga mengimbau kepada siapa saja yang menghadiri acara Rizieq Shihab bila merasakan gejala Covid-19, segera memeriksa diri ke rumah sakit.

Orang tanpa gejala sangat berbahaya karena tidak merasakan sakit, tetapi bisa menularkan ke orang lain. Satuan Tugas Covid-19 mengonfirmasi sebanyak 77 orang yang sempat menghadiri acara Rizieq Shihab positif Covid-19.

Baca Juga  Kasus Kerumunan Habib Rizieq Naik Penyidikan, Siapa Tersangkanya?

Mereka ada yang menyambut kedatangan Rizieq di Bandara Soekarno Hatta dan Petamburan serta maulid Nabi di Tebet dan Megamendung, Bogor.

“Dari ditemukanya klaster ini membutktikan bahwa Covid-19 masih sangat berbahaya buat siapapun. Hanya satu cara yang efektif perang lawan Covid-19 ikuti protokol kesehatan dengan wajib 3M,” tegas Rahmad.

Sementara itu, Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono mengatakan setiap kerumunan rentan terjadi penularan Covid-19.

Baca Juga  Pimpinan MPR: Kalau Gaya Komunikasi Tidak Diubah, Jangan Harap Wibawa Pemerintah Akan Baik

Hal ini perlu menjadi perhatian bagi Rizieq Shihab bila masih tetap ingin mengadakan acara yang mengundang banyak orang.

“Memang adanya kerumunan potensial meningkatkan klaster,” katanya.

Pandu mempertanyakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menurutnya, tidak mencegah Rizieq mengadakan acara yang selalu menimbulkan kerumunan. Seharusnya bisa dicegah, karena semua acara Rizieq tidak ada yang rahasia.

“Rizieq Shihab juga diimbau jangan membuat acara. Jadi bukan imbauan ke pendukungnya, karena pendukungnya juga setia. Kalau mau dakwah, silakan melalui daring,” tutur Pandu.

Baca Juga  Arteria Dahlan: Hentikan Isu PKI Setiap September

Sedangkan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan sejauh ini dari 15 warga yang menghadiri acara di Petamburan, tujuh di antaranya positif Covid-19, termasuk Lurah Petamburan. Sebanyak 50 jemaah yang menghadiri maulid di Tebet juga positif Covid-19.

“Data Jumat sore, 20 November, hasil swab antigen untuk klaster Megamendung yang diperiksa 559 orang, yang positif ada 20 orang,” sambungnya.

Baca Juga  Lapor Polisi Ditolak, Yasin Surati Jokowi Soal Blusukan Risma

Doni meminta masyarakat yang ikut dalam penjemputan Habib Rizieq di bandara Soekarno-Hatta dan menghadiri beberapa acara Rizieq agar melapor kepada ketua RT/RW di wilayahnya. Ada baiknya juga memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit.

Baca Juga: Mabes Bilang Panglima TNI Tidak Pernah Perintahkan Copot Baliho Rizieq Shihab

Sumber: fajar.co.id

  • Bagikan