Komisi I DPR: Masih Sesuai Tupoksi, Perintah Pangdam Jaya Turunkan Baliho HRS Tidak Salah

  • Bagikan
Komisi I DPR: Masih Sesuai Tupoksi, Perintah Pangdam Jaya Turunkan Baliho HRS Tidak Salah
Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono/RMOL

IDTODAY NEWS – Langkah anggota TNI mencopot sejumlah baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab masih menjadi perdebatan.

Pangdam Jaya, Mayjen Dudung, mengakui telah menginstruksikan anak buahnya untuk melakukan pencopotan terhadap baliho Habib Rizieq Shihab.

Mayjen Dudung menyebutkan, dia memerintahkan prajuritnya menurunkan baliho itu setelah sebelumnya diturunkan Satpol PP DKI Jakarta tapi kembali dinaikkan.

Baca Juga  Jokowi: Mini Lockdown Jangan Dianggap Kebijakan Mencla-mencle!

“Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq itu perintah saya. Karena berapa kali Pol PP menurunkan, dinaikkan lagi. Perintah saya itu,” kata Mayjen Dudung, kemarin.

Dudung menegaskan ada aturan yang harus dipatuhi terkait pemasangan baliho. Ia meminta tidak ada pihak yang seenaknya sendiri dan merasa paling benar.

“Kalau siapa pun di republik ini, ini negara hukum, harus taat kepada hukum. Kalau masang baliho udah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat ditentukan. Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, nggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya,” tegasnya.

Baca Juga  Semakin Ditekan KAMI Bisa Semakin Besar

Soal perintah itu, anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan, bahwa Pangdam Jaya melakukan hal tersebut tidak ada yang salah.

Bagi dia, perintah Pangdam Jaya adalah ketegasan untuk menegakkan UU yang sudah mengatur tata cara pemasangan baliho.

“Jadi ini sudah searah dan juga ini untuk meneggakan aturan UU, jadi tidak ada yang dilanggar, justru ini meneggakan. Ini perlu dijalankan agar selalu terjadi keamanan dan ketenangan, jangan sampai terjadi kekisruhan,” kata Dave kepada wartawan, Jumat (20/11).

Baca Juga  Rocky Tak Kaget ILC Tema Habib Rizieq Dibatalkan: Itu SOP dari Istana

Menurutnya, menciptakan perdamaian dan pertahanan negara sesuai NKRI merupakan tanggung jawab TNI. Sehingga, langkah tersebut dinilainya sebagai menjalankan fungsi TNI agar tidak ada orang yang melanggar aturan.

“Ini tugas fungsinya TNI juga. Sudah sesuai tupoksinya, jadi tidak overstepping ataupun mengambil tugas dari satuan manapun, tapi emang dari tugasnya TNI untuk menegakkan keamanan di semua sektor,” tandasnya.

Sumber: rmol.id

  • Bagikan