Krisdayanti Harus Diapresiasi, Jangan Dipersekusi atau Diintimidasi PDIP

  • Bagikan
Krisdayanti Harus Diapresiasi, Jangan Dipersekusi atau Diintimidasi PDIP
Foto: Krisdayanti/Net

IDTODAY NEWS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harus memberikan penghargaan terhadap Krisdayanti (KD) yang memberikan informasi publik anggota DPR. PDIP tak perlu memanggil Mbak KD.

“PDIP sebagai partai mba KD harus memberikan apresiasi, jangan di persekusi atau di intimidasi. Saat pemanggilan, Fraksi PDIP semestinya memberikan ‘Award’ kepada Mba KD,” kata Sastrawan Politik Ahmad Khozinudin yang dikutip dari suaranasional.com, Sabtu (18/9/2021). “PDIP harusnya memberikan Mbak KD ‘Best Of The Best kader PDIP’, ‘Kader Jujur dan Pemberani’, ‘Penyambung Lidah Wong Cilik’, ‘Lokomotif Para Marhaen’ dan semisalnya. PDI-P juga perlu untuk mendorong segenap kader PDIP untuk melakukan hal yang sama.

Baca Juga  Logo HUT RI, Wasekjen MUI: Mengganggu Keharmonisan Antarumat Beragama

Kata Ahmad Khozinudin, Mba KD memberikan informasi berharga, bahwa saat ini anggota DPR mengalami kesulitan yang dahsyat. Mereka, kesulitan untuk menghabiskan penghasilan mereka dalam sebulan. Jadi, rakyat patut bahagia dan bangga, dengan kebahagian mereka yang mampu diwakili wakilnya di DPR.

“Rakyat ingin gaji berlimpah, sudah diwakili DPR. Rakyat ingin kendaraannya mewah, sudah diwakili DPR. Rakyat ingin bahagia meskipun ada PPKM, sudah diwakili DPR,” ungkapnya.

Baca Juga  Sikap 9 Fraksi soal Usul MUI Jabatan Presiden Cuma Sekali

Rakyat jadi tahu, kenapa DPR meloloskan UU cipta kerja. Rakyat jadi tahu, kenapa DPR meloloskan UU minerba. Rakyat jadi tahu, kenapa DPR meloloskan UU KPK. Rakyat jadi tahu, kenapa DPR meloloskan UU Corona.

Kata Ahmad Khozinudin, rakyat juga tahu, kenapa DPR ogah menggunakan hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat. Rakyat jadi tahu, kenapa DPR ogah datang ke pengadilan saat digugat rakyat.

Baca Juga  Mahfud Md: Saya Pastikan Nama Calon Kapolri yang Beredar Masih Spekulasi

Rakyat jadi tahu, kenapa anggota DPR suka tidur di parlemen. Mungkin, kekenyangan dengan gaji dan penghasilan berlimpah.

“Sementara, biarlah penderitaan ini rakyat yang menikmati. Biarlah PPKM ini, cukup rakyat yang terzalimi. Biarlah, semua kesulitan hidup ini rakyat yang tangguh sendiri,” pungkasnya.

Sumber: suaranasional.com

  • Bagikan