Mahfud MD mau Bangun Lapas Baru Pakai Tanah Rampasan BLBI

  • Bagikan
Mahfud MD mau Bangun Lapas Baru Pakai Tanah Rampasan BLBI
Menko Polhukam Mahfud MD saat memberikan keterangan pers pasca kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang/RMOL

IDTODAY NEWS – Untuk menjawab persoalan over kapasitas yang hampir terjadi di seluruh Lapas yang ada di wilayah Indonesia. Pemerintah berencana untuk membangun Lapas dari tanah-tanah hasil rampasan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Demikian antara lain disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat menyampaikan keterangan pers di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9).

Baca Juga  Jokowi Bilang Banjir Karena Curah Hujan Tinggi, PDIP: Akibat Penambangan dan Penebangan

Awalnya, Mahfud meyakinkan Menkumham Yasonna Laoly agar tidak perlu mengkhawatirkan rencana pembangunan Lapas ini, apalagi soal keberadaan lahan. Sebab, Mahfud berjaniji akan mencarikan tanah dengan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan.

“Saya katakan saya cari tanahnya, anda perlu berapa ribu hektar. Saya sudah bicara dengan Kemenkeu, tanah-tanah BLBI yang sekarang kuasai itu, oke nanti lembaga permasyarakatan butuh berapa ribu hektar di seluruh Indonesia,” kata Mahfud.

Baca Juga  Ceritakan Orang Kaya dan Profesor Kedokteran Meninggal, Fadli Zon ke Mahfud MD: Tak Perlu Didramatisir seperti Ikatan Cinta

Sebelumnya, saat menyampaikan keterangan pers kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Menkumham Yasonna dan Mahfud sama-sama satu suara soal over kapasitas penghuni Lapas.

Sebanyak 41 orang Warga Binaan Permasyarakatan (WBT) atau narapidana meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di Blok C Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, Rabu (8/9).

“Korban yang kami temukan yang selamat 81, yang meninggal 40 di tempat, satu meninggal saat on the way ke rumah sakit,” kata Yasonna kepada wartawan di lokasi, Rabu.

Baca Juga  Mahfud MD Sebut Ada Sekelompok Anak Muda Dilatih untuk Meneror VVIP

Untuk korban meninggal langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, sementara yang luka-luka masih mendapat perawatan. Hingga kini, penyebab kebakaran diduga adanya korsleting arus pendek di sekitar Lapas.

Sumber: rmol.id

  • Bagikan