Mantan Panglima TNI: KAMI Sakit Hati dengan Kondisi Sekarang

Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (20/8/2020). Hadir sejumlah tokoh seperti Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo, dan Said Didu.(Foto: Istimewa)

IDTODAY NEWS – Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menjelaskan kenapa tiba-tiba muncul lagi setelah ada deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi Jakarta pada Selasa, 18 Agustus 2020. Padahal, Gatot lama tak muncul sejak pensiun dari TNI.

“Banyak orang bertanya, kenapa dari 2017 saya diam tiba-tiba muncul,” kata Gatot saat acara ILC di tvOne pada Selasa, 18 Agustus 2020.

Baca Juga  Gatot Nurmantyo: Habib Rizieq Seorang Nasionalis Yang Mengawal Tujuan Murni Pancasila

Menurut dia, semua pihak memang sakit hati. Utamanya sakit hati karena melihat kondisi negara seperti sekarang ini. Makanya, lanjut Gatot, dia ikut bersama-sama menyampaikan suara hati nurani rakyat melihat kondisi sekarang ini tidak normal.

“Memang karena dengan COVID-19 terjadi proses pembekuan, misal antara murid dengan guru, antara mahasiswa dengan dosen, antara manajer dengan pekerja,” ujarnya.

Gatot pun mengatakan, dari akumulasi semua ini, bisa terjadi pembekuan hubungan antara rakyat dengan pemerintah yang tentu berbahaya. Makanya, gerakan KAMI ada untuk mengingatkan hal itu.

“Kita tidak mau dalam kondisi seperti ini kita diam-diam saja. Ini latar belakangnya dan KAMI pun menyampaikan bahwa kalau kita hanya menyampaikan hal-hal kondisi nyata dan tuntutan harus ada solusinya, karena negara kita luar biasa,” jelas dia.

Baca Juga  Langkah KAMI: Menantang Pemerintah Untuk Mengadu Konsep & Gagasan Penyelamatan Indonesia

Sumber: viva.co.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan