Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo. (pojoksatu.id)

MPR Persilahkan Jokowi Jika Ingin Perpanjang PPKM Darurat, Tapi Ingat!

IDTODAY NEWS – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mempersilahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika ingin memperpanjang PPKM Darurat yang akan berakhir hari ini, Senin (2/8).

Akan tetapi, pemerintah harus bertanggung jawab terhadap masyarakat dengan memberi bantuan sebanyak-banyaknya.

“Silahkan diperpanjang sekiranya pemerintah dapat membantu sektor usaha dan kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/8/2021).

Baca Juga  Sindir Ade Armando dan Denny Siregar, Ketua KNPI: Mereka Itu Berbicara Dendam, Bukan Membangun Negara

Lebih lanjut, pria akrab dipanggil Gus Jazil itu mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sudah menurun.

Itu diakibatkan PPKM Darurat Jawa-Bali yang dinilai tidak berhasil, meski mobilitas masyarakat dibatasi oleh pemerintah.

“PPKM Darurat menurunkan kepercayaan masyarakat karena pemerintah dianggap kurang berhasil mengatasi keadaan,” ucapnya.

Kendati demikian, Wakil Ketua Umum PKB memahami posisi pemerintah yang berada pada posisi serba salah, jika dibiarkan kasus Covid-19 akan terus bertambah, begitu pun sebaliknya.

Baca Juga  Keinginan Jokowi Merevisi UU ITE Hanya Manis Di Mulut!

Gus Jazil berharap pemerintah mengambil keputusan terbaik dalam memutuskan PPKM Darurat Jawa-Bali yang akan berakhir hari ini.

“Memang serba sulit, saya berharap pemerintah mengambil keputusan terbaik, seksama dan terukur,” pungkasnya.

Untuk diketahui, PPKM Darurat Jawa-Bali yang semulanya diberlakukan pada 3-20 Juli diperpanjang hingga 25 Juli 2021.

Presiden Joko Widodo kembali memperpanjang PPKM yang berakhir 25 Juli itu hingga 2 Agustus 2021 dengan istilah level 3 dan level 4.

Baca Juga  Buruh Menunggu Tanggungjawab Jokowi Atas UU Cipta Kerja

Perpanjangan PPKM level 4 ini mempertimbangkan beberapa aspek kesehatan, ekonomi dan dinamika sosial.

Kendati demikian, Jokowi mengizinkan usaha kecil buka hingga pukul 21.00.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi melalui akun YouTube Sekertariat Kepresiden, pada Minggu (25/7).

“Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil,” ujarnya

“Kemudian cucian kendaraan kecil dan usaha kecil lain sejenis diizinkan buka dengan protokol ketat sampai 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemda,” lanjut Jokowi.

Baca Juga  Balasan Demokrat, Yang Bilang SBY Tidak Berkeringat Bangun Partai Mungkin Tinggal Di Planet Mars

Jokowi juga mengatakan, akan meningkatkan penyaluran pemberian bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi covid-19, pemerintah juga meningkatkan pemberian bansos masyarakat dan bantuan usaha mikro kecil,” tutur Jokowi.

Sumber: pojoksatu.id

Tinggalkan Balasan