Nadiam Makarim
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim/RMOL

Nadiam Makarim Akui Tak Enjoy Jadi Mendikbud, Cak Hamid: Mundur Saja, Jangan Tunggu Reshuffle

IDTODAY NEWS – Pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang mengaku ‘tidak enjoy’ menjabat menteri dan itu merupakan pengalaman kepemimpinan yang tersulit terus menuai beragam reaksi di kalangan masyarakat.

Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamid menilai pernyataan Mas Menteri Nadiem itu menunjukkan ada problem serius. Sebab aneh bila seorang menteri yang seharusnya menjadi panutan justru mengungkapkan keluhannya.

Baca Juga  Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Rocky Gerung: Mari Rayakan dengan Pesan Seafood

“Menurut saya ini problem besar. Jika leader yang menggawangi pendidikan justru merasa tak enjoy menduduki jabatan tersebut, bagaimana bisa menghasilkan output yang maksimal?” ujar Abdul Hamid, Rabu (26/8).

“Belum lagi persoalan kompetensi yang diragukan banyak pihak selama ini,” imbuh dia.

Menurut Cak Hamid, sapaan karib Abdul Hamid, apabila Nadiem Makarim sudah merasa tidak nyaman dengan amanah yang diembannya saat ini, lebih baik mundur.

Baca Juga  PDIP Anggap Kinerja Anies Baswedan di 2020 Buruk, Intoleransi Jadi Sorotan

“Saran saya untuk Mas Menteri, jika tak enjoy ya mundur saja. Itu jauh lebih baik untuk diri anda dan bangsa ini. Jangan menunggu reshuffle kabinet untuk lengser, ya gentle aja!” tegasnya.

“Karena di tangan Nadiem persoalan pendidikan jadi bertumpuk-tumpuk sedemikian rupa,” ujar Cak Hamid.

Nadiem Makarim menyebut jabatan menteri pendidikan sebagai pengalaman kepemimpinan yang tersulit, paling banyak stresnya, dan membuat dirinya tak cukup tidur.

Baca Juga  Oktober Reshuffle, Relawan Jokowi Sangat Yakin Tiga Menteri Ini Akan Dicopot

Tapi semua tantangan itu diyakini membuat dirinya semakin kuat secara mental dan memberikan pengalaman yang tak ternilai.

“Kalau ditanya apakah saya enjoyed, saya jawab tidak,” kata Nadiem, Selasa kemarin (25/8).

Sumber: fajar.co.id

Tinggalkan Balasan