Pemerintah Jawab Keluhan Emak-emak Blitar soal Janji Jokowi
Emak-emak geruduk rumah Suroto/Foto: Istimewa

Pemerintah Jawab Keluhan Emak-emak Blitar soal Janji Jokowi

IDTODAY NEWS – Suroto, salah satu peternak yang sempat bertemu Presiden Joko Widodo rumahnya digeruduk emak-emak.

Mereka menagih janji Jokowi yang akan menurunkan harga jagung dari Rp 6.000/kilogram (kg) menjadi Rp 4.500/kg.

Menanggapi masalah harga jagung, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menjelaskan pihaknya telah menyiapkan regulasi hingga mekanisme harga jagung untuk pakan ternak.

Baca Juga  75 Pegawai KPK yang Gagal TWK Jadi ASN, Jokowi Bisa Dimakzulkan

Dalam penurunan harga jagung ini harus ada BUMN yang ditugaskan, yang ditentukan dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas).

“Dari Bapak Presiden peternak rakyat harus dapat 4.500/kg (harga jagung) dari situ harus ada BUMN yang ditugaskan. Jadi sekarang kalau untuk BUMN ditugaskan, menunggu keputusan rakortas. Siapa yang ditugaskan, sementara Kementerian Perdagangan menyiapkan anggaran atau mekanisme penggantiannya. Siapapun BUMN yang ditugaskan nanti mengadakan jagung, besarannya belum ditentukan, harganya sudah peternak rakata 4,500/kg,” jelas Oke kepada detikcom, Sabtu (18/9/2021).

Baca Juga  Meski Keluar Resesi, Sri Mulyani Khawatirkan Ini dari Ekonomi RI

Oke mengatakan jika sudah ditentukan BUMN yang dipilih, Kemendag siap melakukan penugasannya. Nantinya tugas BUMN itu untuk membeli jagung dari lokal hingga impor.

“Kalau dari impor itu Rp 4.500/kg. Kemendag menyiapkan regulasinya bagaimana mekanisme penggantiannya,” ungkapnya.

Perihal anggarannya, Kemendag merencanakan akan menggunakan Cadangan Stabilisasi Harga Pangan (CSHP). Dipastikan akan ditetapkan oleh Kemendag sendiri.

“Bagaimana mekanisme penggantian melalui CSHP, manakala harus menggunakan CSHPnya, dari mana itu Kemendag yang menetapkan,” lanjutnya.

Baca Juga  UPDATE Penangkapan Pria yang Bentangkan Poster ke Jokowi, Polda Jatim Sebut Sudah Dibebaskan

Tidak dijelaskan kapan rakortas dilakukan. Oke menegaskan pihaknya hanya menyiapkan regulasinya.

“Rakortasnya belum tahu, tindak lanjutnya sesuai tugasnya, saya menyiapkan regulasinya. Begitu ada penugasan, jadi bisa langsung dilakukan,” tutup Oke.

Sumber: detik.com

Tinggalkan Balasan