Pengamat: Kedekatan JK Dengan Joe Biden Hanya Variabel Kecil Pada Peluang Maju Pilpres 2024

Pengamat: Kedekatan JK Dengan Joe Biden Hanya Variabel Kecil Pada Peluang Maju Pilpres 2024
Jusuf Kalla dan Joe Biden/RMOL

IDTODAY NEWS – Peluang Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla di Pilpres 2024 sangat terbuka. Dengan kapasitas hingga jam terbang yang dimilikinya sangat mendukung mantan Wakil Presiden dua periode itu maju pada gelaran Pilpres 2024 mendatang.

Bahkan, peluang JK semakin besar mengingat dia disebut-sebut sangat dekat dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Bacaan Lainnya

Namun, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan, terkait kedekatan JK dengan Joe Biden tidak begitu signifikan pengaruhnya untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2024.

“Bicara potensi, tentu JK berpeluang maju 2024. Dari segi kapasitas, kompetensi, jam terbang, pergaulan dunia, dan seterunya sangat memadai,” ujar Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/1).

“(Pengaruh kedekatan JK dengan Joe Biden) gak ada. Itu hanya variabel kecil saja yang tak bisa menentukan kemenangan Pilpres,” imbuhnya.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengurai kenapa sekalipun JK dekat dengan Joe Biden, namun tidak begitu signifikan pengaruhnya untuk memenangkan kontestasi pilpres 2024 nanti.

Baca Juga  Pendamping Anies di Pilpres 2024, Ridwan Kamil dan Khofifah juga Cocok

“Pilpres Indonesia tak bisa ditentukan oleh sekedar dekat presiden AS. Yang bisa menentukan adalah keyakinan rakyat yang milih datang ke TPS,” kata Adi.

Selain itu, problemnya adalah JK harus mencari dukungan parpol jika serius ingin ikut tanding 2024 karena ambang batas pencapresan 20 persen bukan perkara gampang.

“Apalagi pada saat bersamaan ketum-ketum parpol juga berhasrat maju. Di sinilah letak rumitnya bagi JK jika ingin maju,” tuturnya.

Tidak hanya itu, masih kata Adi, JK harus terlebih dahulu ‘menyelesaikan’ tentang siapa yang akan maju Pilpres 2024 dati internal Partai Golkar.

Menurut Adi, Ketua Umum Airlangga Hartarto saat ini akan cenderung lebih didengar oleh kader Golkar ketimbang JK.

“Airlangga tentunya (lebih berpeluang dari Golkar),” tukasnya.

Baca Juga: Gubernur Sulbar: Terima Kasih Pak Airlangga, Bantuan Golkar Peduli Sangat Terasa

Sumber: rmol.id

Pos terkait