Pengamat Nilai Pernyataan Keras Megawati Itu Pesan Buat Jokowi

  • Bagikan
Pengamat Nilai Pernyataan Keras Megawati Itu Pesan Buat Jokowi
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri muncul ke publik melalui daring, Jumat (10/9/2021) usai dikabarkan sakit dan menjalani perawatan di RSPP. Foto IST

IDTODAY NEWS – Pengamat politik Adi Prayitno menanggapi pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang meminta kader untuk solid dan mengikuti aturan partai.

Adi Prayitno menilai, pernyataan keras Megawati itu merupakan penegasan bahwa kepentingan partai adalah segala-galanya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini mengatakan, pesan itu ditujukan kepada semua kader PDI Perjuangan, termasuk Joko Widodo yang saat ini menjabat Presiden RI.

Baca Juga  Singgung Habib Rizieq Shihab Tukang Obat, Nikita Mirzani Gak Bisa Tidur Nyenyak Ada FPI

“Bagi PDIP, partai harus di atas segala-galanya. Tak boleh ada kader, siapa pun itu, setinggi apa pun jabatan politiknya harus tunduk dan patuh pada fatsoen politik partai,” ujar Adi Prayitno, Sabtu pagi (11/9).

“Ini warning bagi kader PDIP yang saat ini jadi pejabat,” sambung Adi.

Menurut Adi, Megawati ingin menegaskan bahwa semua harus tunduk pada fatsun politik, sekalipun itu Presiden Jokowi.

Baca Juga  Ruhut Puji-Puji Puan Maharani, Netizen: Kasihan, Belum Juga Dapat Jabatan

“Semuanya. Di PDIP partai dan ketua umum di atas segala-galanya,” kata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Sebetulnya pesan Megawati baik buat partai karena pejabat publik yang berasal dari PDIP dahulu bukan siapa-siapa. Mereka dibesarkan oleh PDIP.

“Ini bagus agar kader PDIP yang jadi pejabat publik sadar bahwa mereka bukan siapa-siapa tanpa PDIP. Mereka besar dan hebat karena PDIP,” demikian Adi Prayitno.

Baca Juga  Ingin Punya Aturan Jangka Panjang, Alasan Komisi II Inisiatif Revisi UU Pemilu

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya meminta kader untuk solid dan patuh terhadap aturan partai.

Ditegaskan Mega, jika kader tidak ingin mengikuti aturan partai lebih baik keluar dari PDIP.

“Harus solid menyatukan diri dengan partai. Harus ikut aturan partai. Bagi yang tak mau silahkan mundur dari partai,” tegas Megawati saat memberi arahan di Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 10 September 2021.

Baca Juga  Ambroncius Ditahan, Masinton PDIP: Tak Boleh Tolelir yang Rasis

Sumber: pojoksatu.id

  • Bagikan