Pesan Mendalam dari Jenderal Gatot Nurmantyo untuk Para Prajurit TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat masih menjabat Panglima TNI,(Foto: CTV News)

Pesan Mendalam dari Jenderal Gatot Nurmantyo untuk Para Prajurit TNI

IDTODAY NEWS – Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat yang jatuh pada tanggal 15 Desember 2020 kemarin merupakan sebuah momentum yang sangat bersejarah bagi perjalanan Korps TNI Angkatan Darat.

Tidak hanya bagi prajurit TNI aktif, para purnawirawan Jenderal TNI AD pun sudah barang tentu masih memiliki jiwa korsa satuan TNI AD yang dipegang teguh dalam hati sanubari para pensiunan TNI AD. Begitu juga bagi Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

Baca Juga  KAPAL CINA AROGAN Akui Perairan Natuna Milik Cina, Bakamla Kebingungan, Minta Bantuan Menteri Jokowi

Sebagai seorang mantan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pun menyampaikan pesan yang sangat mendalam untuk seluruh prajurit TNI yang hingga saat ini masih aktif bertugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam momentum Hari Juang TNI AD ke-75 tahun, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ke-30 itu mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit TNI AD atas seluruh capaiannya dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Baca Juga  Helikopter TNI Ditembaki KKB di Kiwirok, Evakuasi Nakes Dihentikan

“Selamat Hari Juang TNI AD 15 Desember 2020 Manunggal Dengan Rakyat TNI AD Kuat,” tulis Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo dikutip VIVA Militer dari akun instragram pribadinya, Rabu, 16 Desember 2020.

Tidak hanya itu, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo juga mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI AD untuk selalu mengingat pesan-pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman yang selama ini harus menjadi pegangan bagi prajurit TNI AD di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Terobos Laut Natuna, Kapal Perang China Punya 2 Rudal Mahadahsyat

Berikut kutipan Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo:

Ingat Pesan Jenderal Soedirman:

  1. Mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan bangsa dan negara adalah suatu kewajiban.
  2. Jangan sekali-kali menyakiti hati dan membuat rakyat menderita.
  3. Jangan sekali-kali rakyat merasa terbeban oleh kita.
  4. Jangan sekali-kali diantara tentara kita ada yang menyalahi janji, menjadi penghianat nusa, bangsa dan agama.

Baca Juga: Penangkapan Aktivis KAMI Dan Kematian 6 Laskar Sinyal Berakhirnya Era Reformasi

Baca Juga  Bisa Dipahami Prajurit TNI Turunkan Baliho Habib Rizieq, Tapi Itu Maladministrasi

Sumber: viva.co.id

Tinggalkan Balasan