Pogram Baru Risma Dinilai Visioner dan Nasionalistis, Bukhori Yusuf: Terima Kasih Bu Mensos

  • Bagikan
Pogram Baru Risma Dinilai Visioner dan Nasionalistis, Bukhori Yusuf: Terima Kasih Bu Mensos
Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf dan Mensos Tri Rismaharini/Repro

IDTODAY NEWS – Program nasional menyantuni anak-anak yatim, piatu, dan yatim-piatu yang disusun Menteri Sosial Tri Rismaharini disambut gembira oleh anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Mensos yang telah mengeluarkan program yang memang dibutuhkan masyarakat di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19.

“Saya menyambut positif program baru Mensos Risma yang mengusung nama ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial). Program ini relevan dan senapas dengan ‘concern’ Komisi VIII DPR RI terhadap persoalan sosial belakangan ini. Sejak awal pandemi, kami sudah mulai menaruh perhatian yang tinggi terhadap kelompok rentan imbas pandemi, salah satunya anak-anak,” tutur Bukhori di hadapan Menteri Sosial Risma saat acara serah terima bantuan di Pendopo Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Ketua DPR Minta Anggaran Covid-19 Juga Digunakan Untuk Perlindungan Anak

Anggota Komisi Sosial ini menerangkan, program yang membantu anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu belum pernah ada sebelumnya. Menurutnya, program ini adalah wujud inovasi Kemensos yang responsif menjawab tantangan sosial seiring dengan berkembangnya zaman.

“Bantuan bagi anak yatim piatu ini merupakan yang perdana, memiliki konten yang humanis, sehingga layak memperoleh apresiasi,” ucap Bukhori melalui keterangannya, Selasa (7/9).

Baca Juga  Wapres Ingatkan bahwa Kebijakan PPKM untuk Kendalikan Covid-19

“Berdasarkan catatan yang saya peroleh, terdapat sebanyak 25 ribu anak yang sudah terdaftar sebagai penerima manfaat program ini. Alhamdulillah,” tambahnya.

Politikus PKS ini menambahkan, program santunan bagi kelompok anak rentan ini memiliki karakter yang visioner dan nasionalistis. Sebab, program ini mencerminkan kepedulian Menteri Sosial dalam menyelamatkan generasi sekaligus masa depan bangsa.

“Menyelamatkan anak-anak berarti menyelamatkan masyarakat. Dan itu juga berarti menyelamatkan bangsa.” pungkasnya.

Baca Juga  Mensos Juliari Diduga Terima Suap Rp 17 Miliar untuk Keperluan Pribadi

Sumber: rmol.id

  • Bagikan